Sejoli Pembuang Bayi Ajukan Penangguhan Penahanan

Senin, 06 Juli 2020 - 17:59 WIB
loading...
Sejoli Pembuang Bayi...
Pelaku pembuang bayi melakukan reka adengan di tempat pembuangan bayi Dusun Gunungharjo, Bokoharjo, Prambanan, Sleman, Senin (6/7/2020). Foto SINDOnews
A A A
SLEMAN - Kuasa hukum laki-laki A, 21 dan perempuan M, 20 warga Semarang, pelaku pembuag bayi mereka di n di pinggir jalan Prambanan-piyungan, Dusun Gunungharjo, Bokoharjo, Prambanan Sleman,Minggu (14/6/2020) mengajukan penahanan.

Pengajuan ini untuk keperluan pernikahan mereka dan memenuhi kebutuhan air susu ibu (ASI) bagi sang bayi. “Ya kami sudah menagajukan penangguhan penahanan bagi keduanya,” kata Ahmad Mustaqim, kuasa hukum A dan M saat reka adegan (rekonstruksi) pembuangan bayi kliennya, Senin (6/7/2020).

Ahmad menjelaskan alasan penangguhan, karena dari hasil pembicaraa kedua orang tua kliennya, bisa menerima dengan kejadian dan apa yang telah dlakukan oleh A dan M. Bahkan kedua belah pihak juga sepakat untuk menikahkan keduanya. (Baca:Modus Playboy, Ajak Wanita Kenalannya ke Salon Lalu Bawa Kabur Tas)

Alasan lainnya, yakni bayi tersebut membutuhkan ASI. Sebab selama M menjalani masa penahanan, tidak bisa menyusuinya. Sehingga dikhawatirkan akan mengganggu kesehatan maupun psikologis si bayi. "Untuk itu kami berharap surat penangguhan penahanan segera dijawab oleh kepolisian,” harapannya.

Sementara dalam reka adegan, pelaku A dan M melakukan 21 adegan. Reka ulang berlangsung di dua tempat,yakni di lokasi pembuangan dan di Mapolres Sleman. Adegan dimulai ketika pelaku erempuan M merasakan sakit perut dikarenakan kontraksi. Kemudian memberitahukan kepada pelaku A. Setelah itu, A menghubungi taksi online untuk mengantarkan pelaku M ke rumah Sakit yang ada di Semarang tempat dimana M melahirkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hasil Autopsi Ungkap...
Hasil Autopsi Ungkap Balita di Bekasi Tewas dengan 32 Tusukan
Sadis! Perempuan Dibunuh...
Sadis! Perempuan Dibunuh dan Dibakar Mantan Pacar, Jasadnya Dibuang ke Sungai Enim
Kasus Pembunuhan Balita...
Kasus Pembunuhan Balita di Bekasi, Polisi Tetapkan Paman Jadi Tersangka
Tragis, Balita 2 Tahun...
Tragis, Balita 2 Tahun Tewas dengan Luka Tusukan di Bekasi
Warga Negara Korsel...
Warga Negara Korsel Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Bekasi, Diduga Dibunuh
Identitas Pengeroyok...
Identitas Pengeroyok yang Lempar Korban dari Lantai 2 Jakbar Dikantongi Polisi
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Oditur Militer Minta...
Oditur Militer Minta Majelis Hakim Tolak Pledoi Terdakwa Kasus Pembunuhan Kacab Bank
Ini Hal yang Memberatkan...
Ini Hal yang Memberatkan dan Meringankan 3 Anggota Kopassus Terdakwa Pembunuhan Kacab Bank
Rekomendasi
Said Iqbal Bakal Dilantik...
Said Iqbal Bakal Dilantik Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan Sore Ini
Kapolri Buka Peluang...
Kapolri Buka Peluang Sipil Duduki Jabatan di Polri, Pakar: Modernisasi Kelembagaan
Hari Kedua Audisi Miss...
Hari Kedua Audisi Miss Indonesia 2026 Membludak, Talenta Muda Surabaya Tunjukkan Pesonanya
Berita Terkini
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
Bantu Orang Tua Siswa,...
Bantu Orang Tua Siswa, Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga
Viral Paspor Ditemukan...
Viral Paspor Ditemukan Berserakan di Jalan, Imigrasi Gelar Investigasi
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
Infografis
Kronologi Kasus Perdagangan...
Kronologi Kasus Perdagangan 25 Bayi Asal Jabar ke Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved