Rumah Mantan Kadispora Banten Dilalap Api
Selasa, 17 Juni 2014 - 19:20 WIB
Rumah Mantan Kadispora Banten Dilalap Api
A
A
A
CILEGON - Rumah Ubaidillah, mantan kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Banten, yang berada di Jalan Kapten Tendean, Panggung Rawi, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Banten, ludes dilalap si jago merah, Selasa (17/6/2014).
Berdasarkan informasi yang diperoleh Sindonews.com, asal api terlihat dari belakang rumah sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, tetangga Ubaidillah sedang membakar sampah. "Saya lagi nonton TV di ruang tamu. Memang tetangga belakang rumah sedang bakar sampah, saya curiga ada suara seperti kayu terbakar," kata Ubaidillah.
Lantaran curiga mendengar suara tersebut, dirinya langsung mengecek sumber suara di belakang rumah. Dia kaget melihat api sudah menjalar ke atap bagian belakang rumah yang didominasi material rumah terbuat dari kayu.
Karena melihat api sudah menjalar ke bagian dalam rumah, dirinya bersama istri dan anak langsung keluar rumah dan meminta bantuan pertolongan kepada warga setempat. Warga setempat mencoba memadamkan api dengan alat seadanya, namun tidak berhasil. "Pas lihat kebakaran, saya langsung panggil anak dan istri saya keluar rumah, langsung saya teriak minta tolong ke warga," ujarnya.
Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pemadam kebakaran Kota Cilegon. Dan, sekitar pukul 17.00 WIB, petugas yang menerjunkan dua mobil pemadam kebakaran, berhasil memadamkan api.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Sindonews.com, asal api terlihat dari belakang rumah sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, tetangga Ubaidillah sedang membakar sampah. "Saya lagi nonton TV di ruang tamu. Memang tetangga belakang rumah sedang bakar sampah, saya curiga ada suara seperti kayu terbakar," kata Ubaidillah.
Lantaran curiga mendengar suara tersebut, dirinya langsung mengecek sumber suara di belakang rumah. Dia kaget melihat api sudah menjalar ke atap bagian belakang rumah yang didominasi material rumah terbuat dari kayu.
Karena melihat api sudah menjalar ke bagian dalam rumah, dirinya bersama istri dan anak langsung keluar rumah dan meminta bantuan pertolongan kepada warga setempat. Warga setempat mencoba memadamkan api dengan alat seadanya, namun tidak berhasil. "Pas lihat kebakaran, saya langsung panggil anak dan istri saya keluar rumah, langsung saya teriak minta tolong ke warga," ujarnya.
Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pemadam kebakaran Kota Cilegon. Dan, sekitar pukul 17.00 WIB, petugas yang menerjunkan dua mobil pemadam kebakaran, berhasil memadamkan api.
(zik)