Tes Urine, Seorang Sopir Angkum di Cirebon Diduga Konsumsi Miras

Jum'at, 23 Mei 2014 - 13:16 WIB
Tes Urine, Seorang Sopir...
Tes Urine, Seorang Sopir Angkum di Cirebon Diduga Konsumsi Miras
A A A
CIREBON - Puluhan pengemudi angkutan umum (angkum) di Terminal Harjamukti, Kota Cirebon, dicek kesehatannya. Seorang di antaranya terindikasi mengonsumsi minuman keras (miras).

Selain pengemudi, sedikitnya 58 angkutan umum (angkum) meliputi Elf dan bus turut diperiksa kelaikannya. Kasat Lantas Polres Cirebon Kota AKP Wadi Sabani meyakinkan, baik pengemudi maupun kendaraan yang tak laik dilarang beroperasi.

"Dari hasil pemeriksaan, satu pengemudi terindikasi mengonsumsi miras. Sementara kendaraan yang dicek, rata-rata masih laik jalan," kata dia di sela operasi, Jumat (23/5/2014).

Pengemudi yang terindikasi mengonsumsi miras yakni EN (44), warga Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka yang mengemudikan Elf jurusan Cirebon-Bandung. Awalnya, dia sempat menolak keras saat petugas kepolisian bersama Dinas Perhubungan Informasi dan Komunikasi (Dishubinkom) dan Dinas Kesehatan Kota Cirebon memintanya melakukan pemeriksaan kesehatan melalui tes urine.

EN beralasan sedang tak ingin buang air kecil dan berupaya menghindari petugas. Namun, petugas beberapa kali membujuknya, bahkan sempat terjadi perdebatan. EN sendiri tampak sempoyongan saat menolak pemeriksaan kesehatan dengan mata yang terlihat mengantuk. Namun, akhirnya EN mematuhi permintaan petugas. Wadi menegaskan, pemeriksaan kesehatan wajib dijalani seluruh pengemudi angkum di Terminal Harjamukti untuk memastikan kondisi lahir batin mereka siap angkut penumpang.

Dia menyebutkan, langkah ini untuk menghindari kemungkinan kecelakaan lalu lintas dengan fatalitas tinggi. Angkum merupakan salah satu moda transportasi yang memungkinkan jatuh korban banyak apabila terjadi kecelakaan lalu lintas. "Ini cipta kondisi pengamanan angkutan lebaran serta pilpres," kata dia.

Terkait kondisi kendaraan, pihaknya menemukan masih ada bus maupun Elf dengan kondisi kurang laik di antaranya ban tipis, lampu mati, dan lainnya. Pihaknya telah memberikan teguran kepada pengemudi maupun perusahaan angkutan terkait atas persoalan itu. Dia berjanji, jika kelak ditemukan kendaraan tersebut belum laik, sanksi hukum menanti pengemudi dan perusahaannya. Hanya saja, sejauh ini secara keseluruhan rata-rata angkum di Terminal Harjamukti masih laik jalan.

Sementara itu, Kepala Bidang Lalu Lintas Angkatan Darat Dishubinkom Kota Cirebon Syaroni menyatakan, telah menempatkan dua petugas di terminal untuk melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi maupun kendaraannya. "Petugas yang diterjunkan kami pastikan punya kompetensi teknis," cetus dia.
(zik)
Berita Terkait
Razia Mendadak, 30 Napi...
Razia Mendadak, 30 Napi Lapas Tasikmalaya Dites Urine
Terungkap, Alasan di...
Terungkap, Alasan di Balik Urine Berwarna Kuning
Jadi Wamendagri Sehari,...
Jadi Wamendagri Sehari, Gresita Kawal Tes Urine Pegawai Kementerian Dalam Negeri
Citilink Gelar Tes Urine...
Citilink Gelar Tes Urine Usai Pilotnya Dibekuk Pakai Narkoba
227 Personel Polres...
227 Personel Polres Sidrap Tes Urine Mendadak
Antisipasi Narkoba,...
Antisipasi Narkoba, Polres Parepare Akan Intens Tes Urine Personel
Berita Terkini
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
38 menit yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
1 jam yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
2 jam yang lalu
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
3 jam yang lalu
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
3 jam yang lalu
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
4 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved