Ini Penyebab Dana KJP Lambat Dicairkan

Kamis, 22 Mei 2014 - 17:29 WIB
Ini Penyebab Dana KJP...
Ini Penyebab Dana KJP Lambat Dicairkan
A A A
JAKARTA - Meski sudah masuk ke triwulan kedua, dana Kartu Jakarta Pintar (KJP) belum juga dicairkan. Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta menyatakan keterlambatan tersebut karena masih menunggu kesepakatan pihak terkait untuk disalurkan ke siswa-siswa.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Lasro Marbun mengatakan, salah satu yang memperlambat pencairan dana KJP ini lantaran Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) maju bertarung di Pilpres 2014. Tapi, dia yakin, dana KJP akan turun Juli mendatang.

"Pak Gubernur sebagai pemegang kekuasaan keuangan daerah kan sedang nyapres. Tidak terlalu lama kok, uangnya juga sudah ada. Mudah-mudahan di bulan Juli sudah cair," kata Lasro di Jakarta, Kamis (22/5/2014).

Lasro mengatakan, lambatnya pencairan itu akibat permintaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu soal kepala daerah untuk tidak mencairkan dana hibah selama kampanye pemilihan legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (pilpres). Sebab, anggaran itu dikhawatirkan bermuatan politis.

Namun, sambung Lasro, kini lembaga antikorupsi itu sudah mengizinkan agar dana KJP dan bansos di DKI bisa dicairkan. Karena, tidak ada muatan politis di dalamnya.

"Jadi, ini bentuk komitmen dari Pemprov DKI agar pesta demokrasi berjalan dengan lancar. Dari sebuah komitmen itu punya dampak lain, ya penundaan pencairan dana KJP. Tapi tidak lama," kata mantan Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) ini.

Sekadar diketahui, akibat permintaan KPK itu, siswa di Ibu Kota harus menunda penerimaan dana KJP. Seharusnya, penyaluran dilakukan per tiga bulan.

Di APBD 2014, untuk anggaran KJP, senilai Rp832 miliar dengan jumlah peserta 619.000 peserta didik. ‎Adapun besaran dana KJP adalah Rp240.000 untuk tingkat SMA/SMK/MA, Rp210.000 untuk tingkat SMP/MTs, dan Rp180.000 untuk tingkat SD/MI.

Dana ini biasanya dicairkan setiap tiga bulan kepada para peserta didiknya. Lebih lanjut, di dalam APBD 2014, Pemprov DKI akan mengalokasikan dana bansos dan hibah mencapai Rp1,2 triliun.
(mhd)
Berita Terkait
Orang Tua Cairkan Dana...
Orang Tua Cairkan Dana Kartu Jakarta Pintar Plus
Digadaikan ke Rentenir,...
Digadaikan ke Rentenir, KJP Ratusan Pelajar Kalideres Terancam Dicabut
Dana KJP Cair, Bank...
Dana KJP Cair, Bank DKI Harap Pemegang Kartu Patuhi PSBB
Pencairan Telat, Ratusan...
Pencairan Telat, Ratusan Orang Tua Gadaikan KJP di Toko Perlengkapan Sekolah
Ratusan Warga Serbu...
Ratusan Warga Serbu Bank DKI di Kantor Wali Kota Jakbar, Ada Apa?
Seluruh Dana KJP Plus...
Seluruh Dana KJP Plus Bisa Dicairkan Tunai Selama Masa PSBB
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
3 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
3 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
4 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
4 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
6 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
7 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved