KPAI Minta Sekolah Penuhi Standar Perlindungan Anak

Senin, 19 Mei 2014 - 05:02 WIB
KPAI Minta Sekolah Penuhi...
KPAI Minta Sekolah Penuhi Standar Perlindungan Anak
A A A
JAKARTA - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI menilai integrasi standar perlindungan anak dalam penyelenggaraan pendidikan sudah mendesak. Hal itu terkait maraknya kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan sekolah.

"Mendikbud (M Nuh) perlu melakukan evaluasi terhadap keberadaan sekolah secara komprehensif dengan perspektif perlindungan anak," ujar Komisioner KPAI Susanto dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Minggu 18 Mei 2014 malam.

Semua aspek terkait penyelenggaraan pendidikan, lanjut Susanto, perlu mempertimbangkan aspek perlindungan anak. Di antaranya aspek perizinan, aspek manajemen kepemimpinan, manajemen pembelajaran, komunikasi pembelajaran, bahan ajar, sistem pengamananan, standar sarana dan prasarana.

"Integrasi perlindungan anak dalam penyelenggaraan sekolah sudah mendesak dilakukan. Dewasa ini, kekerasan di sekolah dengan berbagai pola dan variasinya terus terkuak. Namun, Mendikbud sebaiknya tidak menyikapi secara hit and run dan reaktif, tetapi perlu menyikapi beragam masalah di sekolah akhir-akhir ini secara utuh," tegasnya.

Pemerintah diminta melakukan perbaikan sistem dan membangun deteksi dini kekerasan seksual di sekolah. Pihak sekolah juga diminta melakukan langkah-langkah preventif yang berkesinambungan.

"Membangun sistem penyelenggaraan sekolah dengan standar perlindunga anak merupakan langkah visible yang baik dan mendesak dilakukan," tutupnya.
(mhd)
Berita Terkait
Perlu Kolaborasi Semua...
Perlu Kolaborasi Semua Pihak untuk Cegah Kekerasan pada Anak
Sepanjang 2021, Korban...
Sepanjang 2021, Korban Kekerasan Seksual Terhadap Anak Capai 302 Kasus
Kebebasan Anak Perempuan...
Kebebasan Anak Perempuan dari Kekerasan Masih Perlu Diperjuangkan
Kasus Kekerasan Perempuan...
Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Kabupaten Sinjai Menurun
Tekan Angka Kekerasan...
Tekan Angka Kekerasan Anak, KPAI Sumsel Gagas Videotron di LRT
Kekerasan Anak Masih...
Kekerasan Anak Masih Terjadi Selama Pandemi, Butuh Layanan Integrasi
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
5 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
6 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
6 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
7 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
8 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
9 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved