Kenapa Wisnu kontra Risma

Rabu, 14 Mei 2014 - 17:35 WIB
Kenapa Wisnu kontra...
Kenapa Wisnu kontra Risma
A A A
Sindonews.com - Rencana Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menutup lokalisasi Dolly, pada 19 Juni 2014, tidak mendapat dukungan dari wakilnya sendiri, Wakil Wali Kota Surabaya Wisnu Sakti Buana.

Bahkan, dengan lantang Wisnu menyebut Risma arogan, karena tetap menutup lokalisasi terbesar di Asia Tenggara tersebut. Pernyataan itu, didasarkan beberapa bukti yang sengaja dia beberkan ke media.

Beberapa bukti tersebut adalah, kurangnya data yang didapat Risma dari lapangan, dan dampak yang ditimbulkan setelah Dolly ditutup dinilai panjang. Dampak tersebut menitik beratkan kepada nasib PSK, mucikari, dan warga sekitar.

Namun, di luar kecaman keras Wisnu terhadap rencana Dolly, diduga terdapat pesan terselubung. Wakil Wali Kota Surabaya yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDI-P Kota Surabaya ini, ingin mengambil alih rencana penutupan tersebut.

Dugaan ini diperkuat dengan ditemuinya Risma, tadi pagi. Dalam pertemuan itu, Wisnu berencana akan melakukan diskusi dengan seluruh SKPD, dan mengkoordinir mereka agar turun langsung ke bawah melihat fakta lapangan.

"Tujuannya agar diketahui secara detail apa saja permintaan warga Kelurahan Putat Jaya (tempat Dolly beroperasi). Kata kuncinya, warga tidak menolak penutupan," ujarnya, kepada wartawan, Rabu (14/5/2014).

Pernyataan Wisnu yang terkesan membela warga Dolly, dan kontra terhadap Risma, kontan menimbulkan berbagai pernyataan tentang rebutan proyek esek-esek tersebut. Namun begitu, dugaan ini masih belum bisa dibuktikan.

"Saya akan adakan rapat dengan camat dan juga RW-RW setempat. Dari situ akan tahu, kemauan warga seperti apa? Sebab, setiap RW kebutuhannya beda-beda,” jelasnya.

Dia menambahkan, warga Dolly sepakat untuk tidak melanjutkan bisnis comberan tersebut. Namun dengan syarat, pemkot harus mampu menjamin penghasilan warga yang hilang akibat penutupan Dolly.
(san)
Berita Terkait
Masih Bertahan, Penghuni...
Masih Bertahan, Penghuni Bangunan Gang Royal Rawa Bebek Resah dan Pasrah
9 Tempat Prostitusi...
9 Tempat Prostitusi Legendaris di Indonesia, Nomor 4 Terbesar di Asia Tenggara
Lokalisasi Gang Royal...
Lokalisasi Gang Royal Rawa Bebek telah Dibongkar, Ini Harapan Warga ke Pemprov DKI
Prostitusi Online-Lokalisasi...
Prostitusi Online-Lokalisasi Berkedok Karaoke Marak di Ketapang, Warga Resah
3 Tempat Prostitusi...
3 Tempat Prostitusi di Jakarta yang Sudah Ditutup, 2 di Antaranya Disulap Jadi Bangunan Bermanfaat
ABG Cantik asal Serang...
ABG Cantik asal Serang Dijual ke Pengelola Lokalisasi di Jakarta
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
43 menit yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
57 menit yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
1 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
1 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
1 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
2 jam yang lalu
Infografis
Alasan Kenapa Benjamin...
Alasan Kenapa Benjamin Netanyahu Dibenci Rakyatnya Sendiri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved