Masyarakat diminta waspada walau aktivitas Gunung Slamet menurun
Senin, 12 Mei 2014 - 09:23 WIB
Masyarakat diminta waspada walau aktivitas Gunung Slamet menurun
A
A
A
Sindonews.com - Aktivitas Gunung Slamet mulai cenderung menurun beberapa hari belakangan ini.
Walau demikian masyarakat diminta tetap waspada terhadap aktivitas gunung api ini karena statusnya masih Siaga.
Menurut Sukedi, petugas pos pengamatan Gunung Api Slamet di Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, pihaknya terus memantau perkembangan aktivitas gunung api ini.
Karena walaupun aktivitas kegempaan dan letusannya cenderung menurun, tapi masih saja terjadi beberapa kali letusan atas di puncak gunung tertinggi kedua di Pulau Jawa ini.
Berdasarkan data dari pos pengamatan di Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, sejak Senin dinihari (12/5/2014) mulai pukul 00.00 - 06.00 WIB, masih terjadi beberapa letusan abu berwarna kecoklatan setinggi 200 - 600 meter dengan arah condong ke Barat menuju Bumiayu, Kabupaten Brebes dan Tegal.
"Gunung Slamet pagi ini secara visual terhalang kabut tipis namun bila diamati secara seksama masih terjadi 5 kali gempa letusan dan 78 kali gempa embusan," kata Sukedi, kepada Sindonews, Senin (12/5/2014).
Masyarakat, kata dia, diminta tetap tidak beraktivitas dalam radius 4 kilometer dari puncak. Di luar radius tersebut, masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa.
(sms)