Dinas Pertanian Sukabumi telusuri kelangkaan pupuk

Minggu, 11 Mei 2014 - 18:29 WIB
Dinas Pertanian Sukabumi...
Dinas Pertanian Sukabumi telusuri kelangkaan pupuk
A A A
Sindonews.com - Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi Sudrajat mengaku akan segera menelusuri kelangkaan pupuk di wilayah Selatan Sukabumi.

Menurutnya, ada beberapa kemungkinan yang menyebabkan kelangkaan pupuk. Salah satunya, faktor kesalahan penghitungan masa tanam di kalangan petani.

"Kalau kondisi itu benar terjadi, tidak menutup kemungkinan akibat terjadinya kesalahan penghitungan. Misalnya saja penebaran benih dilakukan secara serempak lebih dini, sehingga permintaan pupuk melonjak dalam waktu yang bersamaan. Sementara, stok pupuk masih sangat terbatas karena belum memasuki musim tanam," ujarnya, Minggu (11/5/2014).

Diberitakan sebelumnya, peredaran pupuk urea di Kabupaten Sukabumi mengalami kelangkaan. Akibatnya, lebih dari 350 hektare lahan pesawahan terancam gagal panen karena telah melewati masa pemupukan tahap akhir sebelum memasuki masa panen.

Informasi yang dihimpun, kelangkaan pupuk jenis urea ini terjadi di wilayah Selatan Kabupaten Sukabumi. Para petani di daerah tersebut mengaku sudah satu bulan terakhir ini kesulitan mendapatkan pupuk urea bersubsidi. Meski tersedia di pengecer, jumlahnya sangat terbatas.

Kelangkaan juga telah memicu kenaikan harga hingga mencapai kurang lebih 70 persen dari harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp1.800 per kilogram. Daerah yang mengalami kelangkaan pupuk tersebut di antaranya Kecamatan Tegalbuleud dan Kecamatan Pabuaran.
(zik)
Berita Terkait
Setelah Beras Oplosan,...
Setelah Beras Oplosan, Pupuk Palsu Rugikan Petani Triliunan Rupiah
Gerebek Tempat Produksi...
Gerebek Tempat Produksi Pupuk Oplosan, Polisi Tangkap 3 Tersangka di Banyuasin
Polda Jateng Bongkar...
Polda Jateng Bongkar Gudang Gula Oplosan dan Ungkap Peredaran Pupuk Palsu
Sindikat Pupuk Oplosan...
Sindikat Pupuk Oplosan di Lampung Selatan Digulung Polisi, Pemilik Jadi Tersangka dan Ditahan
Wow! New York Legalkan...
Wow! New York Legalkan Mayat Manusia Diolah Jadi Pupuk
Miras Oplosan Tewaskan...
Miras Oplosan Tewaskan Sembilan Orang di Jepara
Berita Terkini
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
1 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
1 jam yang lalu
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
1 jam yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
1 jam yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
2 jam yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
2 jam yang lalu
Infografis
Heboh Baju Dinas Mewah...
Heboh Baju Dinas Mewah DPRD, Anggaran Mencapai Rp675 Juta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved