Strategi Pemkot Surabaya terkait Dolly dianggap keliru

Minggu, 11 Mei 2014 - 14:30 WIB
Strategi Pemkot Surabaya...
Strategi Pemkot Surabaya terkait Dolly dianggap keliru
A A A
Sindonews.com - Pemberian pelatihan keterampilan dan uang saku bagi Pekerja Seks Komersial (PSK) dan mucikari terkait penutupan lokalisasi Dolly oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, dianggap strategi keliru. Sebab, setelah Dolly ditutup, para penghuninya akan kehilangan mata pencaharian untuk bertahan hidup. Mereka belum tentu bisa hidup dengan uang saku yang hanya sekitar Rp5 jutaan dan bekal keterampilan.

Pengamat politik dari Universitas Airlangga (Unair) Suko Widodo mengaku heran dengan strategi yang kini tengah digalakkan oleh pemkot tersebut. Uang saku Rp5 juta tentu akan habis dalam waktu yang tidak lama. Kemudian, ketika punya keterampilan, orang yang bersangkutan belum tentu bisa mendapat penghasilan. Sebab, barang yang diproduksi atau yang dihasilkan belum tentu bisa laku terjual.

"Seharusnya, tidak hanya uang saku dan pemberian keterampilan, pemkot juga harus siap menanggung atau memberi bantuan keuangan pada orang-orang yang terdampak atas penutupan lokalisasi ini. Pemberian bantuan ini harus dilakukan terus menerus sampai orang yang bersangkutan bisa mandiri dan bisa hidup tanpa bantuan pemerintah. Soal berapa rupiah yang harus diberikan tiap bulan, itu teknis saja," katanya, Minggu (11/5/2014)

Suko menambahkan, jika dalam kurun waktu tertentu ternyata masih banyak yang belum bisa mandiri, pemkot juga harus memperpanjang program pemberian bantuan keuangan ini sampai berhasil. Menurut dia, di negara mana pun, termasuk Amerika Serikat (AS), program pengentasan kemiskinan membutuhkan waktu yang panjang, kemudian dana yang jumlahnya besar. Justru kesan yang sekarang muncul, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, lebih sibuk mencari pencitraan. Caranya, dengan mencoba mendapat penghargaan, baik dari dalam maupun luar negeri.

"Jangan hanya karena award (penghargaan) rakyat menjadi korban. Ingat, pemerintah harus mampu menjamin kelangsungan hidup warga, termasuk Dolly," terangnya.

Terkait dengan penolakan warga setempat, lanjut Suko, ini karena masalah komunikasi antara pemkot dengan penghuni lokalisasi yang kurang baik. Seharusnya, sejak awal pemkot memberi penjelasan secara menyeluruh ke warga, tentang apa saja yang alasan penutupan dan nanti bagaimana penanganan warga terdampak. Penolakan warga, murni karena motif ekonomi. Mereka khawatir tidak dapat penghasilan lagi setelah lokalisasi terbesar se-Asia Tenggara ini ditutup.

"Pemkot dalam masalah Dolly ini harus mampu menyelesaikan secara win-win solution. Tidak ada yang dirugikan dan dikorbankan. Saya paham bahwa pemkot ingin menegakkan perda (peraturan daerah), tapi jangan sampai masyarakat jadi korban dari perda itu," pintanya.
(zik)
Berita Terkait
Masih Bertahan, Penghuni...
Masih Bertahan, Penghuni Bangunan Gang Royal Rawa Bebek Resah dan Pasrah
9 Tempat Prostitusi...
9 Tempat Prostitusi Legendaris di Indonesia, Nomor 4 Terbesar di Asia Tenggara
Lokalisasi Gang Royal...
Lokalisasi Gang Royal Rawa Bebek telah Dibongkar, Ini Harapan Warga ke Pemprov DKI
Prostitusi Online-Lokalisasi...
Prostitusi Online-Lokalisasi Berkedok Karaoke Marak di Ketapang, Warga Resah
3 Tempat Prostitusi...
3 Tempat Prostitusi di Jakarta yang Sudah Ditutup, 2 di Antaranya Disulap Jadi Bangunan Bermanfaat
ABG Cantik asal Serang...
ABG Cantik asal Serang Dijual ke Pengelola Lokalisasi di Jakarta
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
2 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
3 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
4 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
4 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
4 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
4 jam yang lalu
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved