Mabes Polri terjunkan 26 ahli kejiwaan untuk korban Emon

Jum'at, 09 Mei 2014 - 20:45 WIB
Mabes Polri terjunkan...
Mabes Polri terjunkan 26 ahli kejiwaan untuk korban Emon
A A A
Sindonews.com – Mabes Polri akan menerjunkan 26 orang ahli kejiwaan yang terdiri dari psikolog dan psikater. Mereka akan dilibatkan dalam penanganan penyembuhan para korban kekerasan seks yang dilakukan oleh Andri Sobari Alias Emon.

Kepala Divisi Polda Jawa Barat Kombes Martinus Sitompul menerangkan rencanannya para ahli kejiwaan ini akan diterjunkan ke Sukabumi pada Senin (12/5) mendatang.

Targetnya adalah menangani kejiwaan para korban maupun orangtua korban yang umumnya mengalami trauma akibat perbuatan tidak senonoh tersangka Emon.

“Kami tidak akan mengumpulkan korban dan orangtuanya di suatu tempat, tetapi para ahli kejiwaan dari Mabes Polri inilah yang akan mendatangi masing-masing tempat tinggal korban. Dengan demikian pelaksanaan tugasnya akan lebih fokus. Target penanganannya adalah penyembuhan trauma yang membebani korban maupun orangtua korban,’ ungkap Martinus kepada wartawan, Jumat (9/5/2014).

Selain membantu penyembuhan kejiwaan korban dan orangtuanya, puluhan psikater dan psikolog ini juga untuk memberikan rekomendasi atau petunjuk bagi pemerintah daerah dalam menangani penyembuhan secara berkala dan berkesinambungan, seperti di antaranya teknis dan jenis terapi yang akan diberikan kepada masing-masing korban dan orangtuanya.

“Kami harap korban dan orangtua secara perlahan dapat melupakan peristiwa yang sudah menimpa. Bukan hanya mereka saja, tugas lainnya yang akan dijalani para ahli kejiwaan ini adalah melakukan pemeriksaan atas kejiwaan tersangka Emon. Bagaimanapun juga tersangka adalah warga Negara yang juga berhak mendapatkan pelayanan kesehatan, meski dalam penanganan hokum sekalipun,” tutur Martinus.

Sementara Kepala Rumah Sakit Sartika Asih Polda Jabar, Kombes Hizbulloh Huda menjelaskan proses penyembuhan para korban tindak kekerasan seks, baik yang disodomi maupun dilecehkan, membutuhkan waktu yang cukup lama.

Dengan demikian, penanganannya harus melibatkan pemerintah daerah. Sebab 26 orang ahli kejiwaan yang akan diterjunkan ini hanya melakukan penanganan untuk tahap awal saja, termasuk memberikan rekomendasi jenis terapi yang harus dijalani setiap korban.

"Butuh waktu yang lama, sebab setiap korban tentunya harus ditangani dengan cara yang berbeda. Karena itulah para psikater dan psikolog ini akan memberikan rekomendasi jenis penanganannya untuk selanjutnya ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah sebagai acuan untuk kedepannya,” beber Hizbuloh.
(lns)
Berita Terkait
Gus Sofwan Kecam Maraknya...
Gus Sofwan Kecam Maraknya Kasus Guru Lakukan Perbuatan Asusila dan Amoral
Ketua KPU Hasyim Asyari...
Ketua KPU Hasyim Asy'ari Dilaporkan ke DKPP Atas Dugaan Perbuatan Asusila
Polri Periksa 3 HP Milik...
Polri Periksa 3 HP Milik Eks Kapolres Ngada yang Rekam Perbuatan Asusila
Jurus Ampuh Dukun Cabul...
Jurus Ampuh Dukun Cabul di Lampung hingga Leluasa Cabuli 3 Tetangganya
Bareskrim Tangkap 3...
Bareskrim Tangkap 3 Predator Asusila Anak, Perbuatan Direkam Lalu Diperjualbelikan
Bejat! Pria Ini Seret...
Bejat! Pria Ini Seret dan Cabuli Anak di Bawah Umur saat Sholat di Masjid
Berita Terkini
Pramono Akan Resmikan...
Pramono Akan Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan
23 menit yang lalu
Nunggak Bayar Sewa Indekos,...
Nunggak Bayar Sewa Indekos, Motor Teman Diembat
1 jam yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
9 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
9 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
10 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
10 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved