Beredar isu tak lama lagi Merapi akan meletus

Jum'at, 02 Mei 2014 - 20:07 WIB
Beredar isu tak lama...
Beredar isu tak lama lagi Merapi akan meletus
A A A
Sindonews.com - Pasca status waspada yang ditetapkan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), beredar isu ditengah masyarakat erupsi besar Gunung Merapi dalam waktu dekat akan terjadi.

Praktis beredarnya isu yang disebarluaskan melalui broadcast message membuat resah warga.

Menyusul beredarnya isu erupsi besar Gunung Merapi, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Joko Rukminto meminta warga masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing dengan isu tidak benar menyangkut erupsi Gunung Merapi.

Menurut Joko, isu tersebut tidak lah benar sama sekali. Menyangkut peningkatan aktivitas Gunung Merapi, dianggap wajar. Apalagi saat ini status Gunung Merapi dalam kondisi waspada.

"Dalam status waspada Merapi ini kami harapkan masyarakat tetap tenang, tidak panik dalam beraktivitas kesehariaan dan terus meningkatkan kewaspadaan serta kesiapsiagaannya, serta dan patuhi perintah dari pejabat pemerintah yang terkait. Sedangkan perkembangan Gunung Merapi tetap terpantuan. Jadi isu Merapi akan erupsi dalam waktu dekat, tidak benar," jelas Joko Rukminto, di Klaten, Jawa Tengah, Jumat (2/5/2014).

Meskipun begitu, Joko meminta masyarakat yang biasa beraktivitas di daerah rawan Gunung Merapi, dengan adanya perubahaan status dari kondisi normal ke waspada, untuk sementara waktu dikurangi.

Pasalnya, yang dikhawatirkan, saat Gunung Merapi dalam posisi awas dan setiap saat siap erupsi, masyarakat yang tengah berada di daerah zona berbahaya, Gunung Merapi, seperti para penambang di Kali Woro, tidak mengetahuinya sama sekali.

"Terus kita juga mengimbau warga untuk mengurangi kegiatan di luar rumah, terutama pada malam hari. Yang penting tetap siaga dengan perubahaan status ini. Siapkan barang secukupnya terutama dokumen-dokumen penting yang mudah dibawa bilamana dilakukan evakuasi saat Merapi benar-benar meletus,"pungkasnya.
(sms)
Berita Terkait
Takut Wedus Gembel,...
Takut Wedus Gembel, Ratusan Warga Kemalang Klaten Mengungsi
Merapi Masuk Fase Erupsi,...
Merapi Masuk Fase Erupsi, Ganjar Minta BPBD Memastikan Kondisi Pengungsi
Selain Lava Pijar, Pagi...
Selain Lava Pijar, Pagi Ini Merapi Luncurkan Awan Panas
Pagi Ini Merapi Keluarkan...
Pagi Ini Merapi Keluarkan Dua Kali Suara Gemuruh
Selama 6 Jam Terjadi...
Selama 6 Jam Terjadi 9 kali, Intensitas Guguran Lava Pijar Merapi Terus Meningkat
BPPTKG Prediksi Erupsi...
BPPTKG Prediksi Erupsi Merapi Menuju Selatan dan Tenggara
Berita Terkini
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
21 menit yang lalu
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
33 menit yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
49 menit yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
1 jam yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
1 jam yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
1 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved