Warga lereng Merapi lakukan persiapan evakuasi

Kamis, 01 Mei 2014 - 14:58 WIB
Warga lereng Merapi...
Warga lereng Merapi lakukan persiapan evakuasi
A A A
Sindonews.com - Pasca ditetapkannya status Gunung Merapi menjadi waspada oleh Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta. Warga Tegalmulyo, Klaten, Jawa Tengah, terus melakukan persiapan bila Merapi sewaktu-waktu erupsi.

Salah satu tokoh masyarakat Tegalmulyo, Klaten,Jawa Tengah, Dariyono mengatakan persiapan yang terus dilakukan oleh pihaknya menyusul perubahaan status Gunung Merapi yaitu dengan melakukan pendataan warga yang memiliki armada yang bisa dipakai untuk evakuasi jika Merapi erupsi.

Sehingga, saat erupsi terjadi, warga tidak perlu kebingungan mencari armada untuk mengangkut ketempat pengungsian. Termasuk menyediakan masker dan keperluan untuk mengungsi.

"Kita sadar kalau Desa Tegalmulyo ini masuk ke dalam zona terkena erupsi. Jadi jauh-jauh hari sudah harus ada persiapan. Salah satunya mendata siapa saja yang punya armada cukup untuk mengangkut. Jadi pas erupsi,warga tidak usah bingung mencari kendaraan,"jelas Dariyono di Tegalmulyo, Klaten, Jawa Tengah, Kamis (1/5/2014).

Selain kendaraan, jumlah ibu hamil, Manula dan anak-anak yang menjadi perioritas utama saat evakuasi bila Merapi erupsi juga ikut didata. Selain mendata warga, hewan ternak juga didata.

Dari pendataan, di Desa Tegalmulyo tercatat ada tiga ribuan hewan ternak sapi yang dimiliki warga desa.

"Jika mendesak, nanti juga hewan-hewan ini akan turut dievakuasi. Pendataan ini dilakukan agar nantinya tidak ribet dan panik bila Merapi erupsi. Jadi sudah siap benar menuju pengungsian," paparnya.

Meski demikian, adanya perubahaan status Gunung Merapi ini tidak membuat warga panik. Mereka tetap melakukan aktivitas seperti biasannya, seperti mencari pakan hewan ternak hingga menggembalanya.

Meskipun suara gemuruh dari Gunung Merapi semakin sering terdengar, namun warga tetap berusaha tenang.

Untuk menambah rasa nyaman di warga, bila malam hari, warga berinisiatif menggelar ronda baik siang maupun malam. Sehingga dengan ronda ini, perkembangan Merapi bisa terpantau.

"Kami tetap memantau kondisi Merapi agar bisa dengan cepat diketahui dan disebarkan ke masyarakat," pungkasnya.
(sms)
Berita Terkait
Takut Wedus Gembel,...
Takut Wedus Gembel, Ratusan Warga Kemalang Klaten Mengungsi
Merapi Masuk Fase Erupsi,...
Merapi Masuk Fase Erupsi, Ganjar Minta BPBD Memastikan Kondisi Pengungsi
Selain Lava Pijar, Pagi...
Selain Lava Pijar, Pagi Ini Merapi Luncurkan Awan Panas
Pagi Ini Merapi Keluarkan...
Pagi Ini Merapi Keluarkan Dua Kali Suara Gemuruh
Selama 6 Jam Terjadi...
Selama 6 Jam Terjadi 9 kali, Intensitas Guguran Lava Pijar Merapi Terus Meningkat
BPPTKG Prediksi Erupsi...
BPPTKG Prediksi Erupsi Merapi Menuju Selatan dan Tenggara
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
2 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
2 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
3 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
4 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
4 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
5 jam yang lalu
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved