4 siswi SMK terancam dipecat karena jual temannya sendiri
Senin, 28 April 2014 - 15:21 WIB
4 siswi SMK terancam dipecat karena jual temannya sendiri
A
A
A
Sindonews.com - Citra SMK Negeri 1 Palopo kembali tercoreng, empat siswinya yang masih duduk di kelas satu terlibat kasus percobaan perdagangan wanita.
Kali ini yang dijual adalah rekan satu kelas mereka sendiri Rn. Keempat siswi yang masih duduk di kelas satu SMK ini yaitu Ririn, Ita, Amelia dan Cahaya.
Mereka kompak menjual temannya sekelasnya sendiri Rn ke pria hidung belang. Kasus ini terungkap setelah tante korban berhasil mencegah saat Rn akan diserahkan kepada pria hidung belang yang senang dengan daun muda. Akhirnya kasus ini dilaporkan ke polisi.
Dari hasil pemeriksaan, polisi berhasil menetapkan empat pelaku yang ingin menjual korban tersebut. Mereka kini berstatus wajib lapor karena kasus ini masih dalam tahap percobaan perdagangan manusia.
Pihak sekolah yang mengetahui hal tersebut langsung melakukan pemeriksaan kepada korban aupun pelaku yang masih masuk sekolah.
Dari hasil pemeriksaan tersebut ke empat pelaku ini mengaku menjual korban kepada om-om yang berduit atas permintaan korban sendiri.
Dari kesepakatan mereka korban akan dijual dengan harga Rp500.000 sekali main dan pelaku akan mendapat uang sebesar Rp200.000.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Palopo Andi Sakti Raja, kasus ini tidak bisa ditolerir sehingga dia meminta kepala sekolah untuk memberikan skorsing kepada empat pelaku tersebut sesuai prosedur sekolah.
Sementara kepala sekolah SMKN 1 Palopo Abdulah Saleng mengaku akan melakukan pemecatan kepada lima pelajarnya ini jika terbukti mereka bersalah.
Sebelumnya sekitar tiga bulan lalu SMKN 1 Palopo ini juga dihebohkan dengan beredarnya video mesum siswinya dengan polisi kehutanan Kota Palopo.
Dengan kejadian ini pihak sekolah akan memanggil orang tua siswa untuk melakukan pengawasan ketat di luar sekolah sebab kejadian ini terjadi saat siswa sudah berada di luar sekolah.
Kali ini yang dijual adalah rekan satu kelas mereka sendiri Rn. Keempat siswi yang masih duduk di kelas satu SMK ini yaitu Ririn, Ita, Amelia dan Cahaya.
Mereka kompak menjual temannya sekelasnya sendiri Rn ke pria hidung belang. Kasus ini terungkap setelah tante korban berhasil mencegah saat Rn akan diserahkan kepada pria hidung belang yang senang dengan daun muda. Akhirnya kasus ini dilaporkan ke polisi.
Dari hasil pemeriksaan, polisi berhasil menetapkan empat pelaku yang ingin menjual korban tersebut. Mereka kini berstatus wajib lapor karena kasus ini masih dalam tahap percobaan perdagangan manusia.
Pihak sekolah yang mengetahui hal tersebut langsung melakukan pemeriksaan kepada korban aupun pelaku yang masih masuk sekolah.
Dari hasil pemeriksaan tersebut ke empat pelaku ini mengaku menjual korban kepada om-om yang berduit atas permintaan korban sendiri.
Dari kesepakatan mereka korban akan dijual dengan harga Rp500.000 sekali main dan pelaku akan mendapat uang sebesar Rp200.000.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Palopo Andi Sakti Raja, kasus ini tidak bisa ditolerir sehingga dia meminta kepala sekolah untuk memberikan skorsing kepada empat pelaku tersebut sesuai prosedur sekolah.
Sementara kepala sekolah SMKN 1 Palopo Abdulah Saleng mengaku akan melakukan pemecatan kepada lima pelajarnya ini jika terbukti mereka bersalah.
Sebelumnya sekitar tiga bulan lalu SMKN 1 Palopo ini juga dihebohkan dengan beredarnya video mesum siswinya dengan polisi kehutanan Kota Palopo.
Dengan kejadian ini pihak sekolah akan memanggil orang tua siswa untuk melakukan pengawasan ketat di luar sekolah sebab kejadian ini terjadi saat siswa sudah berada di luar sekolah.
(sms)