Sebab penembakan anggota Paskhas TNI AU

Minggu, 27 April 2014 - 16:58 WIB
Sebab penembakan anggota...
Sebab penembakan anggota Paskhas TNI AU
A A A
Sindonews.com - Kasus penembakan anggota TNI AU dari Bataliyon Ko Sarotama 468 Paskhas asal Jawa (Cirebon) Pratu Wardeni, oleh anggota Brimob Briptu AS, ternyata berlatar perselisihan keduanya akibat minuman keras.

"Kasus tersebut bermula dari pasar malam dua hari yang lalu yang dimungkinkan dalam pengaruh minuman keras, di mana anggota bertengkar," ujar Kabid Humas Polda Papua Kombes Polisi Sulistyo Pudjo, kepada wartawan, Minggu (27/4/2014).

Perselihan itu terjadi sekira dua hari yang lalu, di pasar malam, tempat perjudian bola guling, Jalan Bosnik Raya Biak Numfor, Papua. Usai perselisihan kedua anggota tersebut, pihaknya sudah melakukan antisipasi.

"Kami sudah melakukan pembicaraan dengan para pimpinan kedua anggota tersebut, yaitu kapolres atau Komandan Brimob Biak dengan rekan TNI AU," jelasnya.

Namun, tanpa ada perintah, keduanya bertemu kembali di pasar malam. Dalam pertemuan itu, keduanya diduga telah siap untuk berkelahi dan membawa senjata masing-masing. Dalam perkelahian itu, Briptu AS kena tusuk, sedang Pratu Wardeni tewas tertembak. Kepala bagian belakangnya tertembus peluru hingga ke dahi.

"Anggota TNI AU Pratu W meninggal dunia terkena tembakan dan anggota Brimob Briptu AS terluka di kepala dan tangan, terkena alat tajam," tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, anggota TNI AU dari Bataliyon Ko Sarotama 468 Paskhas asal Jawa (Cirebon) Pratu Wardeni, tewas ditembak, di pasar malam, tempat perjudian bola guling, Jalan Bosnik Raya Biak Numfor, Papua.
(san)
Berita Terkait
Terkait Penembakan Gamma,...
Terkait Penembakan Gamma, Kapolrestabes Semarang Penuhi Panggilan Komisi III DPR
Pasca Penembakan di...
Pasca Penembakan di Kafe Cengkareng, Lalu Lintas Sepanjang Daan Mogot Lumpuh
Baru Bebas dari Penjara,...
Baru Bebas dari Penjara, Rapper AS Diberondong 64 Peluru
Eksekutor Penembakan...
Eksekutor Penembakan Anggota Dishub Merupakan Oknum Anggota Polisi
Senjata Api Eksekutor...
Senjata Api Eksekutor Anggota Dishub Dipesan dari Jaringan Teroris
Sempat Pakai Dukun,...
Sempat Pakai Dukun, Kasatpol PP Makassar Rencanakan Pembunuhan Sejak Tahun 2020
Berita Terkini
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
1 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
1 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
1 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
3 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
3 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
4 jam yang lalu
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved