Anak polisi rudapaksa bocah 13 tahun di rumah kosong

Senin, 07 April 2014 - 15:05 WIB
Anak polisi rudapaksa...
Anak polisi rudapaksa bocah 13 tahun di rumah kosong
A A A
Sindonews.com - Nasib tragis dialami Adel (bukan nama sebenarnya), warga Mangarupi, Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel). Bocah berusia 13 tahun itu dirudapaksa oleh seorang pemuda di sebuah rumah kosong, di Kelurahan Batangkaluku, Kecamatan Somba Opu.

Peristiwa nahas itu bermula saat Adel dijemput oleh pelaku berinisial CA, di rumahnya untuk ditemukan dengan anggota keluarganya sekira pukul 20.00 Wita. Namun, ternyata langkah itu merupakan akal bulus pelaku untuk berbuat asusila terhadap korban.

"Di dalam perjalanan, anak saya justru dibawa ke sebuah rumah kosong bekas penampungan barang bekas. Di rumah kosong itu, anak saya dipaksa melayani nafsu pelaku di bawah ancaman sebilah pisau di lehernya," tutur Jamal, orangtua korban, Senin (7/4/2014).

Jamal mengatakan, aksi itu baru terungkap satu jam kemudian setelah sang anak menceritakan kejadian buruk yang baru saja dialaminya. "Kami kemudian mendatangi Mapolsek Somba opu. Tetapi tidak ditanggapi. Makanya kami kemudian melaporkan kejadian ini ke Polres Gowa," lanjut Jamal.

Dalam kesempatan itu, Jamal mengungkapkan jika pelaku merupakan anak seorang polisi yang belakangan merupakan tetangganya waktu mengkontrak dulu. "Dia (pelaku) anak seorang anggota polisi. Saya kenal karena kami pernah kontrak rumah di dekat rumahnya di BTN Mutiara Permai," tuturnya.

Sementara tu, Kapolres Gowa AKBP Lafri Prasetyiono mengatakan, pihaknya langsung menindaklanjuti laporan korban dengan berupaya melakukan penangkapan terhadap pelaku di rumahnya, di BTN Mutiara Permai.

"Pelaku merupakan anak anggota Polda Sulsel Aiptu Zaenal Karaeng Lusa berinisial CA. Anggota Resmob sudah berupaya melakukan penangkapan di rumahnya, namun pelaku berhasil melarikan diri," ungkapnya.

Mantan Kasatlantas Polrestabes Makassar inimengatakan, pelaku diduga melarikan diri ke Jeneponto. "Kami langsung berkoordinasi dengan Polres Jeneponto untuk membantu menangkap pelaku tersebut," katanya.
(rsa)
Berita Terkait
86 Perempuan Diperkosa...
86 Perempuan Diperkosa Setiap Hari di India, Negara Dinilai Melakukan Pembiaran
Miris! Pelaku Pemerkosaan...
Miris! Pelaku Pemerkosaan Tak Ditangkap, Korban Justru Dilaporkan Balik ke Polisi
Gadis 14 Tahun Diperkosa...
Gadis 14 Tahun Diperkosa Dua Orang Pria Secara Bergilir Dalam Mobil
Tak Terima Istrinya...
Tak Terima Istrinya Dirudapaksa, YL Habisi Nyawa Keponakannya
Lihat Istri Tetangga...
Lihat Istri Tetangga Pakai Handuk, Buruh di OKU Nafsu Lakukan Pemerkosaan
Salahkan Pakaian Wanita...
Salahkan Pakaian Wanita atas Meningkatnya Kasus Pemerkosaan, PM Pakistan Dikecam
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
5 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
6 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
7 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
7 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
9 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
10 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved