Ratusan rumah di Tangsel terendam banjir

Minggu, 06 April 2014 - 19:09 WIB
Ratusan rumah di Tangsel...
Ratusan rumah di Tangsel terendam banjir
A A A
Sindonews.com - Akibat Sungai Cisadane meluap, membuat ratusan rumah di wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) direndam banjir. Setidaknya, terjadi di Perumahan Pesona Serpong, Kecamatan Setu.

"Ada 300 rumah yang terendam. Air bah datang jam 23.00 (Sabtu 5 April 2014). Warga juga kaget air tiba-tiba datang," kata Raya warga setempat, Minggu (6/4/2014).

Menurut dia, rumah warga yang terendam banjir hingga ketinggian dua meter. Namun, tak ada warga yang menjadi korban akibat banjir yang datang secara tiba-tiba.

"Sampai subuh tadi air masih tinggi. Bahkan, ada sejumlah warga yang terpaksa mengungsi di atap rumah masing-masing," ucapnya.

"Kita tidak tahu dan tak ada peringatan. Banjir datang tiba-tiba dan akses keluar perumahan juga minim. Akhirnya banyak warga yang mengungsi di atas atap," terangnya.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel Uci Sanusi mengaku, peringatan akan adanya banjir di kawasan tersebut memang tidak ada. Pasalnya, koordinasi dengan daerah hulu, yakni pemerintah daerah Bogor, belum dilakukan.

"Nanti akan kami sebarkan perangkat early warning system di empat titik. Ini dilakukan agar warga lebih siap saat datangnya banjir," katanya.

Meski demikian, Uci mengaku, tim dari sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) termasuk BPBD langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi.

Sekitar pukul 24.00 WIB, tim langsung melakukan evakuasi dengan menggunakan perahu karet. "Banyak warga yang mengungsi di atap rumahnya masing-masing. Kami putari perumahan dan mengevakuasi warga satu per satu," ucapnya.

Terkait bantuan bagi korban banjir, Uci mengaku belum melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans).

Namun demikian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) diakuinya sudah menyalurkan makanan ringan dan minuman. "Untuk bantuan dari SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) lain, saya belum koordinasi," jelasnya
(maf)
Berita Terkait
BNPB: Kerugian Akibat...
BNPB: Kerugian Akibat Banjir Jabodetabek Capai Rp1,6 Triliun
Sejumlah Perumahan di...
Sejumlah Perumahan di Tangsel Terendam Banjir hingga 2 Meter
Banjir Priuk Tangerang...
Banjir Priuk Tangerang Masih Setinggi Atap Rumah, Warga Bertahan di Tempat Pengungsian
Banjir di Karang Tengah...
Banjir di Karang Tengah Tangerang, 9.092 Jiwa Terdampak
Hujan Deras Semalam,...
Hujan Deras Semalam, Perumahan Taman Asri Ciledug Banjir
12 RW di Kota Tangerang...
12 RW di Kota Tangerang Terendam Banjir
Berita Terkini
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
16 menit yang lalu
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
1 jam yang lalu
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
3 jam yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
6 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
6 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
6 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved