Polisi pastikan korban kapal terbalik tewas digulung ombak
Sabtu, 29 Maret 2014 - 14:33 WIB
Polisi pastikan korban kapal terbalik tewas digulung ombak
A
A
A
Sindonews.com - Polsek Kenjeran memastikan, tiga korban tewas di Kawasan Gunung Pasir, Perairan Kenjeran, Surabaya, karena terserat air. Saat itu, kondisi air sedang naik, dan korban terseret.
"Mereka berada di dalam air, namun tiba-tiba diterjang ombak dan terseret," kata Kapolsek Kenjeran AKP Syukur, kepada wartawan, Sabtu (29/3/2014).
Tiga orang dinyatakan tewas dalam peristiwa itu. Ketiganya menghembuskan nafas terakhir saat perjalanan menuju Rumah Sakit Haji Sukolilo, Surabaya.
Sementara korban selamat yang saat ini menjalani perawatan di rumah sakit tersebut, kondisinya sudah membaik. "Yang dirawat kondisinya sudah membaik, bahkan beberapa di antara sudah boleh pulang," terangnya.
Samsul, pemilik kapal mengatakan, saat itu delapan orang memang sedang berendam di dalam air, di kawasan Gunung Pasir, Kenjeran, Surabaya. Semula, air hanya sekitar satu meter. Namun, tiba-tiba naik dua meter.
Seorang pertama kali terseret, hingga kemudian diselamatkan oleh rekannya. Nahasnya, dua orang yang ingin menyelamatkan ikut terseret dan tewas.
"Saya sempat menolong. Hingga Seluruh korban akhirnya dinaikkan ke perahu layar dan dibawa ke bibir Pantai Kenjeran, kemudian dibawa ke rumah sakit," tukasnya.
Sebelumnya, tiga orang harus meregang nyawa lantasan diterjang ombak. Mereka adalah adalah Zaini (40), warga Tenggilis, Wijaya (37), warga Semolo Waru Elok, dan Yanto (36), warga Magetan.
Korban selamat yang masih dirawat adalah Samsul, warga Larangan, Gang 8, No.13 yang punya perahu, Yudi, warga Semolo Waru Tengah, Kholifah (50), warga Sidotopo, dan Ridwan (48), warga Simpang Surabaya.
Baca juga:
Perahu terbalik, 3 orang tewas terseret arus
"Mereka berada di dalam air, namun tiba-tiba diterjang ombak dan terseret," kata Kapolsek Kenjeran AKP Syukur, kepada wartawan, Sabtu (29/3/2014).
Tiga orang dinyatakan tewas dalam peristiwa itu. Ketiganya menghembuskan nafas terakhir saat perjalanan menuju Rumah Sakit Haji Sukolilo, Surabaya.
Sementara korban selamat yang saat ini menjalani perawatan di rumah sakit tersebut, kondisinya sudah membaik. "Yang dirawat kondisinya sudah membaik, bahkan beberapa di antara sudah boleh pulang," terangnya.
Samsul, pemilik kapal mengatakan, saat itu delapan orang memang sedang berendam di dalam air, di kawasan Gunung Pasir, Kenjeran, Surabaya. Semula, air hanya sekitar satu meter. Namun, tiba-tiba naik dua meter.
Seorang pertama kali terseret, hingga kemudian diselamatkan oleh rekannya. Nahasnya, dua orang yang ingin menyelamatkan ikut terseret dan tewas.
"Saya sempat menolong. Hingga Seluruh korban akhirnya dinaikkan ke perahu layar dan dibawa ke bibir Pantai Kenjeran, kemudian dibawa ke rumah sakit," tukasnya.
Sebelumnya, tiga orang harus meregang nyawa lantasan diterjang ombak. Mereka adalah adalah Zaini (40), warga Tenggilis, Wijaya (37), warga Semolo Waru Elok, dan Yanto (36), warga Magetan.
Korban selamat yang masih dirawat adalah Samsul, warga Larangan, Gang 8, No.13 yang punya perahu, Yudi, warga Semolo Waru Tengah, Kholifah (50), warga Sidotopo, dan Ridwan (48), warga Simpang Surabaya.
Baca juga:
Perahu terbalik, 3 orang tewas terseret arus
(san)