Hadiri selamatan kematian, ratusan warga keracunan
Jum'at, 28 Maret 2014 - 21:24 WIB
Hadiri selamatan kematian, ratusan warga keracunan
A
A
A
Sindonews.com - Ratusan warga Kampung Anyar, Ranca Bango, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang mengalami keracunan setelah menghadiri acara selamatan 40 hari kematian warga.
Diduga, ratusan warga ini mengalami keracunan seusai menyantap hidangan selamatan. Dari 106 warga yang keracunan, 21 orang diantaranya harus emndapat perawatan intensif.
"Kami masih menyelidiki penyebab keracunan tersebut, bekerja sama dengan petugas Dinas Kesehatan,"jelas Kapolsek Rajeg AKP Teguh Kuswantoro saat dihubungi, Jumat (28/3/2014).
Menurut kapolsek, peristiwa keracunan berawal saat warga menghadiri selamatan 40 hari kematian keluarga Rodiah di kampung Anyar RT2/4 Desa Ranca Bango, Kecamatan Rajeg Kabupaten Tangeran.
Acara selamatan diadakan sekira pukul 19.00 WIB, Kamis 27 Maret 2014. Namun, pada Jumat siang warga merasa perut mual dan kepala pusing dan tubuhnya lemas. Warga kemudian berobat ke puskesmas Rajeg.
Dari 106 warga yang keracunan setelah diperiksa dokter, 21 orang dirawat inap dan sisanya sudah diperbolehkan pulang. Belum diketahui jenis makanan apa yang menyebabkan warga keracunan.
"Kami masih mencari sampel sisa makanan yang dikonsumsi warga," jelas Kapolsek.
Diduga, ratusan warga ini mengalami keracunan seusai menyantap hidangan selamatan. Dari 106 warga yang keracunan, 21 orang diantaranya harus emndapat perawatan intensif.
"Kami masih menyelidiki penyebab keracunan tersebut, bekerja sama dengan petugas Dinas Kesehatan,"jelas Kapolsek Rajeg AKP Teguh Kuswantoro saat dihubungi, Jumat (28/3/2014).
Menurut kapolsek, peristiwa keracunan berawal saat warga menghadiri selamatan 40 hari kematian keluarga Rodiah di kampung Anyar RT2/4 Desa Ranca Bango, Kecamatan Rajeg Kabupaten Tangeran.
Acara selamatan diadakan sekira pukul 19.00 WIB, Kamis 27 Maret 2014. Namun, pada Jumat siang warga merasa perut mual dan kepala pusing dan tubuhnya lemas. Warga kemudian berobat ke puskesmas Rajeg.
Dari 106 warga yang keracunan setelah diperiksa dokter, 21 orang dirawat inap dan sisanya sudah diperbolehkan pulang. Belum diketahui jenis makanan apa yang menyebabkan warga keracunan.
"Kami masih mencari sampel sisa makanan yang dikonsumsi warga," jelas Kapolsek.
(ysw)