Warga Merapi dihebohkan adanya isu letusan lebih besar

Jum'at, 28 Maret 2014 - 17:11 WIB
Warga Merapi dihebohkan...
Warga Merapi dihebohkan adanya isu letusan lebih besar
A A A
Sindonews.com - Warga di lereng Gunung Merapi dihebohkan dengan adanya isu terjadinya letusan dahsyat gunung api paling aktif di Indonesia tersebut.

Isu itu menyebar melalui pesan singkat secara berantai yang dilakukan oleh orang tidak dikenal, setelah terjadinya letusan kecil Gunung Merapi pada Kamis siang, 27 Maret 2014.

Keterangan yang didapatkan menyebutkan pesan singkat itu mulai meresahkan warga lereng Gunung Merapi pada Kamis hingga Jumat (28/3) siang.

Para warga lereng Merapi sempat dilanda kepanikan akibat pesan singkat itu. Bahkan banyak warga yang susah tidur karena takut pesan singkat itu benar-benar terjadi.

“Bunyi pesannya seperti ini, ingatkan kepada warga untuk berhati-hati karena dalam waktu dekat Merapi akan segera meletus dengan dahsyat dan menyebabkan gempa. Tolong sebarkan pesan ini untuk keluarga,” ujar salah seorang warga Kemalang, Abdulah.

Pihaknya mengaku sempat menanyakan kepada tim Search And Rescue (SAR) yang bertugas di sekitar lereng Merapi mengenai kebenaran pesan itu.

Menurutnya petugas memberikan pengerahan dan tidak membenarkan isi pesan singkat itu. Akan tetapi pihaknya masih was-was dan masih merasa trauma dengan kondisi letusan Merapi yang terjadi 2010 silam.

Sehingga sekecil apapun isu yang berembus di masyarakat, sangat membuat warga panik dan takut. “Kami berharap tidak ada apa-apa, dan kami akan terus tetap siaga dengan kondisi Merapi,” timpalnya.

Sementara itu, Pejabat Humas Badan SAR Nasional (Basarnas) Pos Surakarta, Yohan Tri Anggoro, meminta masyarakat untuk tidak menghiraukan pesan singkat itu.

Menurutnya pesan singkat itu hanyalah isu yang tidak ada kebenarannya. Sehingga hal itu tidak perlu dicemaskan.

Dia mengatakan jika nantinya akan ada letusan besar pastinya pihak BPPTK akan meningkatkan status gunung tersebut.

Selain itu anggota dari SAR akan terus bersiaga saat status gunung meningkat. “Tidak ada masalah dan status tetap aktif normal, masyarakat tidak perlu panik dengan hal itu,” timpalnya.

Sementara itu meskipun pesan singkat itu terus menyebar, aktivitas warga di lereng Merapi kembali berangsur normal setelah terjadinya letusan kecil.

Warga yang mayoritas bekerja sebagai penambang dan petani juga sudah banyak yang melakukan aktivitasnya seperti biasa.
(sms)
Berita Terkait
Takut Wedus Gembel,...
Takut Wedus Gembel, Ratusan Warga Kemalang Klaten Mengungsi
Merapi Masuk Fase Erupsi,...
Merapi Masuk Fase Erupsi, Ganjar Minta BPBD Memastikan Kondisi Pengungsi
Selain Lava Pijar, Pagi...
Selain Lava Pijar, Pagi Ini Merapi Luncurkan Awan Panas
Pagi Ini Merapi Keluarkan...
Pagi Ini Merapi Keluarkan Dua Kali Suara Gemuruh
Selama 6 Jam Terjadi...
Selama 6 Jam Terjadi 9 kali, Intensitas Guguran Lava Pijar Merapi Terus Meningkat
BPPTKG Prediksi Erupsi...
BPPTKG Prediksi Erupsi Merapi Menuju Selatan dan Tenggara
Berita Terkini
Kortastipidkor Polri...
Kortastipidkor Polri Datangi Ruko di Jalan Asem Cipete, Penggeledahan Lagi?
1 jam yang lalu
Kukuhkan Guru dan Karyawan...
Kukuhkan Guru dan Karyawan TK Ketilang, Rektor UIN: Seluruh Tenaga Pendidik Kini Punya Status Jelas
3 jam yang lalu
Bandar Narkoba yang...
Bandar Narkoba yang Bikin 3 Polisi Gugur di Katingan Ditangkap!
6 jam yang lalu
Yayasan Gugah Nurani...
Yayasan Gugah Nurani Indonesia Sabet CSR Award 2026 Pemkab Bekasi
7 jam yang lalu
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
8 jam yang lalu
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
8 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved