Gunung Merbabu akan dipasang seismograf

Jum'at, 28 Maret 2014 - 13:52 WIB
Gunung Merbabu akan...
Gunung Merbabu akan dipasang seismograf
A A A
Sindonews.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) akan memasang seismograf (alat pengukur kekuatan gempa) di Gunung Merbabu. Itu dilakukan untuk memantau aktivitas vulkanik gunung tersebut.

Koordinator SAR Merbabu Agus Surolawe mengatakan, pemasangan seismograf baru tahap rencana. Hanya sejauh ini belum ada kepastian mengenai realisasinya.

"Yang jelas, BPBD Jateng berencana memasang seismograf di Gunung Merbabu. Tapi pemasangannya kapan, kami belum tahu," katanya, Jumat (28/3/2014).

Menurut dia, gempa bumi yang terjadi di Gunung Merbabu beberapa waktu lalu merupakan gempa tektonik. Meski demikian, pihak SAR dan BPBD Provinsi Jateng tetap melakukan pemantauan aktivitas vulkanik Gunung Merbabu.

"Kami tetap melakukan pemantauan. Sejauh ini, Gunung Merbabu dalam kondisi aman dan tidak menampakkan gejala aktivitas vulkanik," ujarnya.

Dia mengatakan, berdasarkan hasil pengamatan visual, sejauh ini Gunung Merbabu tidak ada peningkatan aktivitas.

"Sampai saat ini, Gunung Merbabu menunjukan tanda-tanda khusus. Biasanya, jika gunung akan meletus ada tanda-tanda khusus sebelumnya," tandasnya.

Sebagaimana diketahui, pada Senin 17 Februari 2014 sekitar pukul 06.00 WIB terjadi gempa di lereng Gunung Merbabu, tepatnya di Desa Sumogawe, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang.

Berdasarkan hasil penelitian Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta, pusat gempa berada di 7,29 lintang selatan (LS) dan 110,48 bujur timur (BT) di kedalaman 10 kilometer.

Adapun kekuatan gempanya 2,7 SR. Dan gempa ini terjadi karena adanya pergeseran lempengan bumi.

Kepala BMKG Yogyakarta Bambang Suryo Santoso menyatakan, gempa tektonik yang terjadi di lerengan Gunung Merbabu tidak berpengaruh pada aktivitas vulkanik gunung tersebut.

"Gempa itu murni disebabkan adanya pergerakan lempengan bumi di sekitar lereng Gunung Merbabu. Dan kami pastikan tidak akan berpengaruh pada aktivitas vulkanik," tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
Banjir Bandang Terjang...
Banjir Bandang Terjang 3 Desa di Lereng Gunung Merbabu, Ini Kata BPBD
Gunung Merbabu Ditutup...
Gunung Merbabu Ditutup untuk Pendakian Akibat Kebakaran
Malam 1 Suro Puncak...
Malam 1 Suro Puncak Gunung Merbabu Dipadati Pendaki
Kobaran Api Melalap...
Kobaran Api Melalap Hutan di Lereng Gunung Merbabu
Mencekam! Kebakaran...
Mencekam! Kebakaran Lereng Gunung Merbabu, 100 Hektare Lahan Terbakar
Kebakaran Hanguskan...
Kebakaran Hanguskan Lahan di Gunung Merbabu
Berita Terkini
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
43 menit yang lalu
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
47 menit yang lalu
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
3 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
4 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
4 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
6 jam yang lalu
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved