Warga di dekat Gunung Merapi diminta pakai masker

Kamis, 27 Maret 2014 - 19:48 WIB
Warga di dekat Gunung...
Warga di dekat Gunung Merapi diminta pakai masker
A A A
Sindonews.com - Meski Gunung Merapi hari ini menyemburkan abu dan material kerikil sejauh 10-15 kilometer, gunung teraktif di Indonesia itu hingga kini masih berstatus Aktif Normal.

Hal itu ditegaskan Kepala Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten Sri Winoto. "Status gunung (Merapi) masih Aktif Normal. Belum ada peningkatan status. Letusan kali ini hanya bersifat freatik dan belum terlalu membahayakan bagi warga," tuturnya, Kamis (27/3/2014) petang.

Kendati demikian, pihaknya meminta agar warga yang daerahnya terdampak pasir dan debu Merapi untuk selalu mengenakan masker demi kesehatan mereka.

Menurut Sri Winoto, penggunaan masker itu sangat penting mengingat debu vulkanik itu mengandung material yang berbahaya untuk kesehatan.

"Kami minta warga yang berada dekat dengan Merapi untuk terus menggunakan masker. Ini penting demi kesehatan mereka," tuturnya.

Sementara itu, hingga petang ini Gunung Merapi masih diselimuti awan. Akibatnya, aktivitas gunung teraktif di Indonesia itu secara visual sulit dipantau.

"Gunung Merapi petang ini sulit dipantau baik dari pos pemantauan di Klaten dan beberapa wilayah sekitarnya. Merapi masih tertutup awan," tutur Ketua Komunitas Radio Merapi Sukiman.

Meskipun begitu, Sukiman menyatakan jika kondisi Gunung Merapi sudah menurun dari aktivitasnya. Sehingga kepanikan warga yang sebelumnya terjadi ikut mereda. "Warga sudah mulai agak tenang sekarang," tuturnya.

Baca:
Detik-detik kepanikan warga saat Merapi bergemuruh
(rsa)
Berita Terkait
Takut Wedus Gembel,...
Takut Wedus Gembel, Ratusan Warga Kemalang Klaten Mengungsi
Merapi Masuk Fase Erupsi,...
Merapi Masuk Fase Erupsi, Ganjar Minta BPBD Memastikan Kondisi Pengungsi
Selain Lava Pijar, Pagi...
Selain Lava Pijar, Pagi Ini Merapi Luncurkan Awan Panas
Pagi Ini Merapi Keluarkan...
Pagi Ini Merapi Keluarkan Dua Kali Suara Gemuruh
Selama 6 Jam Terjadi...
Selama 6 Jam Terjadi 9 kali, Intensitas Guguran Lava Pijar Merapi Terus Meningkat
BPPTKG Prediksi Erupsi...
BPPTKG Prediksi Erupsi Merapi Menuju Selatan dan Tenggara
Berita Terkini
Kortastipidkor Polri...
Kortastipidkor Polri Datangi Ruko di Jalan Asem Cipete, Penggeledahan Lagi?
1 jam yang lalu
Kukuhkan Guru dan Karyawan...
Kukuhkan Guru dan Karyawan TK Ketilang, Rektor UIN: Seluruh Tenaga Pendidik Kini Punya Status Jelas
3 jam yang lalu
Bandar Narkoba yang...
Bandar Narkoba yang Bikin 3 Polisi Gugur di Katingan Ditangkap!
6 jam yang lalu
Yayasan Gugah Nurani...
Yayasan Gugah Nurani Indonesia Sabet CSR Award 2026 Pemkab Bekasi
7 jam yang lalu
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
8 jam yang lalu
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
8 jam yang lalu
Infografis
Kapal Induk Nuklir Kedua...
Kapal Induk Nuklir Kedua AS Muncul di Dekat Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved