Polisi selidiki kemungkinan keterlibatan sindikat penjualan bayi

Rabu, 26 Maret 2014 - 16:54 WIB
Polisi selidiki kemungkinan...
Polisi selidiki kemungkinan keterlibatan sindikat penjualan bayi
A A A
Sindonews.com - Polrestabes Bandung mulai menyelidiki keterilbatan orang dalam dan sindikat penjualan bayi terkait penculikan bayi di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Menurut Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Mashudi, pihaknya akan terus mendalami kecurigaan itu setelah mengetahui modus yang dilakukan pelaku yang pada saat kejadian berpura-pura menjadi dokter.

"Indikasi kaitan orang dalam bisa saja, tapi yang jelas akan kita lidik terus. Prinsipnya kan praduga tak bersalah. Itu yang harus kita junjung. Soal apakah aksi ini ada indikasi terencana, kita juga sedang selidiki," ujar Mashudi Rabu (26/3/2014).

Saat disinggung mengenai apakah pelaku merupakan sindikat pencurian bayi, Mashudi pun mengiyakan hal tersebut.

"Berdasarkan dari keterangan saksi, ada dugaan pelaku ini profesional. Bisa saja masuk sindikat," kata Mashudi.

Sementara itu, Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Nugroho Hariyanto mengatakan pada saat kejadian tersebut, ada bidan yang bertugas dan lima orang mahasiswi dari Stikes Akademi Kebidanan Andini, Sulawesi Barat yang sedang praktik kerja lapangan.

"Mereka tidak tahu perbuatan pelaku ini, bahkan pelaku keluar biasa saja melewati pos securiti yang saat itu dijaga oleh securiti yang bernama Rahmat," katanya.

Securiti yang bernama Rahmat itu pun mengira bahwa yang lewat tersebut adalah dokter, dan dia pun tidak melihat orang tersebut membawa bayi. Karena saat itu Rahmat tengah sibuk mencatat data pasien.

"Sementara ciri-ciri pelaku adalah menggunakan baju batik, jas putih dan menggunakan kerudung serta berkacamata," katanya.

Selain itu, lanjut Nugroho, pelaku kira-kira berumur sekitar 35 tahun, dan berperawakan sedikit gemuk, berdasarkan pantauan dari CCTV yang ada di RSHS Bandung.

Sebelumnya dilaporkan telah terjadi penculikan bayi di ruangan Alamanda Kelas III RSHS Bandung.

Bayi tersebut adalah anak ke 2 dari pasangan Toni dan Lasmaria yang dilahirkan pada Selasa 25 Maret 2014 sekira pukul 09.30 WIB di Ruang Bersalin Alamanda RSHS.

Baca juga:
Bayi yang diculik di RSHS belum diberi nama
(sms)
Berita Terkait
Bayi di Kendari Diculik...
Bayi di Kendari Diculik lalu Dibuang di Tepi Hutan
Bayi Berusia 40 Hari...
Bayi Berusia 40 Hari Diculik Orang Tak Dikenal Bikin Geger Sambas
Lagi, Seorang Bocah...
Lagi, Seorang Bocah di Makassar Diculik Lalu Ditukar Tabung Gas
Lewat Operasi Rahasia,...
Lewat Operasi Rahasia, Indonesia Bebaskan 3 WNI yang Diculik Bajak Laut
Bayi 4 Bulan di Panti...
Bayi 4 Bulan di Panti Asuhan Jombang Diculik Pria dan Wanita Naik Mobil Merah
Heboh! Bayi 3 Bulan...
Heboh! Bayi 3 Bulan di Singkawang Diculik Kakak Tiri, Ngaku Iri dan Kurang Diperhatikan
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
2 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
4 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
4 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
4 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
5 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
5 jam yang lalu
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved