Dendam, warga Korea tewas dimutilasi
Selasa, 25 Maret 2014 - 20:28 WIB
Dendam, warga Korea tewas dimutilasi
A
A
A
Sindonews.com - Aparat kepolisian mulai menemukan titik terang motif pelaku pembunuhan sadis seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Mrs Kim.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan, kedua pelaku A dan B adalah rekan kerja korban. Diduga, keduanya nekat melakukan pembunuhan, lantaran dendam dengan korban.
"Diduga keduanya ini melakukan (pembunuhan) karena sakit hati. Tapi masih kita dalami," tuturnya, kepada wartawan, Selasa (25/3/2014).
Lebih lanjut, Martinus mengungkapkan, kedua orang yang kini diamankan berada satu kantor dengan korban. Keduanya diketahui sering diminta korban untuk membantunya dalam hal pekerjaan.
"Tapi pada saat itu, ada satu masalah. Yakni ada satu pekerjaan yang tidak dibayarkan oleh korban, sehingga pelaku melakukan tindakan itu," bebernya.
Selain mengamankan A dan B, polisi juga mengamankan barang bukti berupa mobil dan motor. "Kita juga mengamankan alat untuk memotong (korban)," terangnya.
Disinggung soal lokasi pembunuhan, Martinus mengungkapkan, berada disuatu tempat, di daerah Bekasi. "A dan B juga kita amankan di daerah Bekasi," pungkasnya.
Baca juga:
Polisi temukan kepala yang diduga warga Korea
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan, kedua pelaku A dan B adalah rekan kerja korban. Diduga, keduanya nekat melakukan pembunuhan, lantaran dendam dengan korban.
"Diduga keduanya ini melakukan (pembunuhan) karena sakit hati. Tapi masih kita dalami," tuturnya, kepada wartawan, Selasa (25/3/2014).
Lebih lanjut, Martinus mengungkapkan, kedua orang yang kini diamankan berada satu kantor dengan korban. Keduanya diketahui sering diminta korban untuk membantunya dalam hal pekerjaan.
"Tapi pada saat itu, ada satu masalah. Yakni ada satu pekerjaan yang tidak dibayarkan oleh korban, sehingga pelaku melakukan tindakan itu," bebernya.
Selain mengamankan A dan B, polisi juga mengamankan barang bukti berupa mobil dan motor. "Kita juga mengamankan alat untuk memotong (korban)," terangnya.
Disinggung soal lokasi pembunuhan, Martinus mengungkapkan, berada disuatu tempat, di daerah Bekasi. "A dan B juga kita amankan di daerah Bekasi," pungkasnya.
Baca juga:
Polisi temukan kepala yang diduga warga Korea
(san)