Pemprov Jateng pantau kasus Dewi Sukowati
Jum'at, 21 Maret 2014 - 19:45 WIB
Pemprov Jateng pantau kasus Dewi Sukowati
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyerahkan sepenuhnya kasus yang menimpa Dewi Sukowati, TKW asal Desa Sukolilo, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, yang membunuh majikannya Nancy Gan, kepada pihak hukum di Singapura.
"Karena kriminal, kita ikuti hukum itu (di negara Singapura). Itu sebagai salah satu bentuk menghormati kedaulatan negara," ujar Ganjar, kepada wartawan, di komplek Gubernuran, Jalan Pahlawan Kota Semarang, Jumat (21/3/2014).
Sebelumnya, Kepala Disnakertrans Kabupaten Pati Soeharto Dwi Perbono mengaku belum mengetahui informasi adanya kasus pembunuhan Nancy Gan yang diduga melibatkan TKW asal Pati, Dewi Sukowati.
Hingga hari ini, pihaknya mengaku tak mendapat surat dari Disnakertrans Provinsi Jateng, Kemenakertrans, maupun Kedutaan RI di Singapura yang memberitahukan soal kasus pembunuhan tersebut.
“Saya malah baru mengetahui informasi ini dari wartawan. Apakah benar ada nama Dewi Sukowati atau dia berangkat dari jalur resmi atau ilegal kami belum tahu,” tukas Soeharto, saat dikonfirmasi.
Baca juga:
Bunuh majikan, Dewi Sukowati diduga TKW ilegal
"Karena kriminal, kita ikuti hukum itu (di negara Singapura). Itu sebagai salah satu bentuk menghormati kedaulatan negara," ujar Ganjar, kepada wartawan, di komplek Gubernuran, Jalan Pahlawan Kota Semarang, Jumat (21/3/2014).
Sebelumnya, Kepala Disnakertrans Kabupaten Pati Soeharto Dwi Perbono mengaku belum mengetahui informasi adanya kasus pembunuhan Nancy Gan yang diduga melibatkan TKW asal Pati, Dewi Sukowati.
Hingga hari ini, pihaknya mengaku tak mendapat surat dari Disnakertrans Provinsi Jateng, Kemenakertrans, maupun Kedutaan RI di Singapura yang memberitahukan soal kasus pembunuhan tersebut.
“Saya malah baru mengetahui informasi ini dari wartawan. Apakah benar ada nama Dewi Sukowati atau dia berangkat dari jalur resmi atau ilegal kami belum tahu,” tukas Soeharto, saat dikonfirmasi.
Baca juga:
Bunuh majikan, Dewi Sukowati diduga TKW ilegal
(san)