Upaya atasi macet dengan ERP kembali mentah
Rabu, 19 Maret 2014 - 15:00 WIB
Upaya atasi macet dengan ERP kembali mentah
A
A
A
Sindonews.com - Upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengatasi kemacetan dengan menerapkan jalur Electronic Road Pricing (ERP) atau jalur berbayar nampaknya belum bisa dilaksanakan dalam waktu dekat.
Padahal sebelumnya, Pemrpov DKI berjani akan emnerapkan ERP di Jalan Sudirman mulai April 2014.
Kendati begitu, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama memastikan bahwa proyek ERP tetap akan berjalan.
Bahkan Ahok menyatakan kalau Dinas Perhubungan DKI Jakarta sudah siap ke Singapura untuk melakukan studi banding.
"ERP tetap jalan, mereka mau kesana (Singapura) untuk pelajari lebih lanjut," kata Ahok di Balai Kota, Jakarta, Rabu (19/4/2014).
Mantan Bupati Belitung Timur itu juga mengatakan bahwa sudah ada 3 perusahaan yang berani dan siap menjadi investor pembangunan ERP di Jakarta.
"Banyak yang berani, sudah ada 3 perusahaan yang ngajuin, salah satunya Kaps, satu lagi dari perusahaan lokal, dan satu lagi saya lupa," ujar Ahok.
Nantinya, tambah Ahok investor itu akan siap melakukan uji coba pemasangan di jalan utama seperti Sudirman atau jalur koridor 1 bus Transjakarta.
Namun untuk dimulainya proyek ERP itu, Ahok mengaku tidak bisa memastikan karena pihak investor masih akan menyiapkan perjanjiannya.
Baca juga:
Ditlantas lebih setuju ERP ketimbang genap ganjil
Atasi macet DPRD dukung program ERP
Atasi kemacetan, Jokowi akan terapkan ERP
Padahal sebelumnya, Pemrpov DKI berjani akan emnerapkan ERP di Jalan Sudirman mulai April 2014.
Kendati begitu, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama memastikan bahwa proyek ERP tetap akan berjalan.
Bahkan Ahok menyatakan kalau Dinas Perhubungan DKI Jakarta sudah siap ke Singapura untuk melakukan studi banding.
"ERP tetap jalan, mereka mau kesana (Singapura) untuk pelajari lebih lanjut," kata Ahok di Balai Kota, Jakarta, Rabu (19/4/2014).
Mantan Bupati Belitung Timur itu juga mengatakan bahwa sudah ada 3 perusahaan yang berani dan siap menjadi investor pembangunan ERP di Jakarta.
"Banyak yang berani, sudah ada 3 perusahaan yang ngajuin, salah satunya Kaps, satu lagi dari perusahaan lokal, dan satu lagi saya lupa," ujar Ahok.
Nantinya, tambah Ahok investor itu akan siap melakukan uji coba pemasangan di jalan utama seperti Sudirman atau jalur koridor 1 bus Transjakarta.
Namun untuk dimulainya proyek ERP itu, Ahok mengaku tidak bisa memastikan karena pihak investor masih akan menyiapkan perjanjiannya.
Baca juga:
Ditlantas lebih setuju ERP ketimbang genap ganjil
Atasi macet DPRD dukung program ERP
Atasi kemacetan, Jokowi akan terapkan ERP
(ysw)