Palsukan dokumen, kurator jadi tersangka

Rabu, 19 Maret 2014 - 10:20 WIB
Palsukan dokumen, kurator...
Palsukan dokumen, kurator jadi tersangka
A A A
Sindonews.com - Seorang kurator asal Jakarta ditetapkan sebagai tersangka oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Subdit II Tipid Harda Bangtah Polda Jatim.

Kurator tersebut adalah Jandri Onasis Siadari. Dia diduga telah memalsukan dokuman dalam kasus sengketa usaha.

Akibat ulahnya itulah, PT Surabaya Agung Industri Pulp di Jalan Kedungdoro Surabaya dipailitkan oleh salah satu kreditur, yaitu PT Asia Base Resources, ltd di Surabaya.

Kasubdit II Tipid Harga Bangtah AKBP Hadi Utomo mengatakan, kasus ini bermula dari laporan Imanuel Robert Najoan (56) warga Bukit Pakis, Surabaya.

Tersangka dilaporkan atas tindak pidana pemalsuan dokumen atau sesuai dengan KUHP Pasal 263 ayat 1 dan 2.

"Surat yang dipalsukan adalah surat laporan hasil pemungutan suara kepada hakim pengawas yang isinya menyatakan bahwa Kreditur PT ZT Holding Pte Ltd hingga batas waktu yang ditentukan belum menyerahkan dokumen tagihan kepada pengurus," kata Hadi, Rabu (19/3/2014).

Karena belum menyerahkan dokumen tagihan itulah sehingga memenuhi syarat untuk dinyatakan pailit. Sementara, berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik, ternyata pelapor sudah menyerahkan dokumen piutang pada tanggal 28 Maret 2013 dan tanggal 10 April 2013.

Sebelumnya terlapor diperiksa oleh penyidik kepolisian sebagai saksi. Hingga akhirnya, penyidik meningkatkan status terlapor sebagai tersangka.

"Setelah proses penyelidikan dan gelar perkara, maka status terlapor di tingkatkan menjadi tersangka,"ujarnya.

Tersangka memiliki peluang memalsukan dokumen setelah ditunjuk oleh Pengadilan Niaga Surabaya untuk menjadi salah satu pengurus penundaan kewajiban pembayaran utang.

"Saat itulah diduga tersangka memalsukan dokumen tersebut. Sehingga akibat pemalsuan dokumen itulah, PT Surabaya Agung Industri Pulp di Jalan Kedungdoro Surabaya dipailitkan oleh salah satu kreditur, yaitu PT Asia Base Resources, ltd di Surabaya," tambahnya.
(sms)
Berita Terkait
Kasus Penipuan WO Ayu...
Kasus Penipuan WO Ayu Puspita: 207 Korban, Kerugian Capai Rp11,5 Miliar
Waspadalah, Ini Jenis-jenis...
Waspadalah, Ini Jenis-jenis Penipuan di Online Shop yang Sering Terjadi
Kisahnya Dijadikan Film,...
Kisahnya Dijadikan Film, Berikut 10 Tukang Tipu Paling Terkenal
Demi Cuan, Waspadai...
Demi Cuan, Waspadai Modus-modus Pengemis Gadungan Ini
5 Mobil Mewah dan Rp52,5...
5 Mobil Mewah dan Rp52,5 Miliar Disita dalam Kasus Penipuan Robot Trading NET89, Bareskrim Polri Ungkap Aset Terka
Polrestabes Surabaya...
Polrestabes Surabaya Ungkap Penipuan Investasi Smartkost
Berita Terkini
Parapuar 2026 Hadirkan...
Parapuar 2026 Hadirkan Senja, Budaya dan Musik di Labuan Bajo
1 jam yang lalu
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih
1 jam yang lalu
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
4 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
4 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
4 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
5 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved