RSUD Koja: Iqbal kekurangan oksigen di otak
Selasa, 18 Maret 2014 - 12:37 WIB
RSUD Koja: Iqbal kekurangan oksigen di otak
A
A
A
Sindonews.com - Korban penganiayaan yang dilakukan pacar ibunya, Iqbal Saputra kondisinya terus mengalami penurunan. Hingga saat ini, bocah berusia 3,5 tahun itu masih tergeletak lemas di ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU) lantai 5 Gedung B RSUD Koja, Jakarta Utara.
Bahkan, hingga saat ini Iqbal masih ditangani dokter secara intensif terkait keadaan yang melemah sejak Senin 17 Maret 2014, sekira pukul 12.00 WIB.
Dirut RSUD Koja Jakarta Utara dr Togy Asman Sinaga mengatakan, kesadaran Iqbal menurun disebabkan kekurangan oksigen pada otak, sehingga kesadaran bocah tersebut terus emngalami penurunan dan kerap kali kejang-kejang.
"Hasil dari (Computed Tomography Scan otak) Iqbal ada kekurangan oksigen di otak yang diduga akibat tendangan atau pukulan yang telah berlangsung sejak lama," terangnya kepada wartawan di RSUD Koja, Jakarta Utara, Selasa (18/3/2014).
Namun, Togy mengatakan, saat ini Iqbal sudah dalam penanganan yang terbaik yang diberikan oleh RSUD Koja. "Iqbal sudah terkontrol saat ini oleh tim dokter yang menangani anak ini," katanya.
Sedangkan dokter yang menangani Iqbal saat ini ada enam orang dengan keahlian berbeda-beda. Enam dokter itu meliputi dokter anak, bedah umum, bedah urologi atau kelamin, dokter ahli saraf, dokter bedah tulang dan dokter radiologi.
Baca:
Masih kritis, Komnas PA jeguk Iqbal lagi
Bahkan, hingga saat ini Iqbal masih ditangani dokter secara intensif terkait keadaan yang melemah sejak Senin 17 Maret 2014, sekira pukul 12.00 WIB.
Dirut RSUD Koja Jakarta Utara dr Togy Asman Sinaga mengatakan, kesadaran Iqbal menurun disebabkan kekurangan oksigen pada otak, sehingga kesadaran bocah tersebut terus emngalami penurunan dan kerap kali kejang-kejang.
"Hasil dari (Computed Tomography Scan otak) Iqbal ada kekurangan oksigen di otak yang diduga akibat tendangan atau pukulan yang telah berlangsung sejak lama," terangnya kepada wartawan di RSUD Koja, Jakarta Utara, Selasa (18/3/2014).
Namun, Togy mengatakan, saat ini Iqbal sudah dalam penanganan yang terbaik yang diberikan oleh RSUD Koja. "Iqbal sudah terkontrol saat ini oleh tim dokter yang menangani anak ini," katanya.
Sedangkan dokter yang menangani Iqbal saat ini ada enam orang dengan keahlian berbeda-beda. Enam dokter itu meliputi dokter anak, bedah umum, bedah urologi atau kelamin, dokter ahli saraf, dokter bedah tulang dan dokter radiologi.
Baca:
Masih kritis, Komnas PA jeguk Iqbal lagi
(mhd)