Longsor di Cibadak timbun 1 rumah warga
Senin, 17 Maret 2014 - 19:05 WIB
Longsor di Cibadak timbun 1 rumah warga
A
A
A
Sindonews.com - Bencana longsor menerjang Kampung Malinggut, Desa Warnajati, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Kejadian ini menyebabkan satu rumah warga tertimbun gerusan tanah sedalam hampir dua meter.
Keterangan yang berhasil dihimpun, bencana longsor dipicu guyuran hujan deras selama satu jam. Rembesan air hujan diduga mengikis tanah tebing yang berada di Kampung Malinggut hingga akhirnya ambrol.
Gerusan tanah bercampur material bebatuan menimbun rumah milik Yayat Rudiyat (53) yang berada tepat di bawah dinding tebing. Setengah dari bangunan rumah tersebut tertimbun longsoran tanah, terutama ruang dapur dan keluarga.
Selain menjebol bagian atap rumah, gerusan tanah juga menimbun motor milik Yayat yang tengah terparkir di ruang belakang rumah. Saat bencana terjadi, Yayat beserta keluarganya tengah berkumpul di ruang utama.
“Sebelum menimbun rumah, longsor diawali suara gemuruh, sehingga saya dan keluarga yang tengah berkumpul langsung panik dan berhamburan ke luar rumah. Bahkan beberapa tetangga berusaha menyelamatkan diri, karena khawatir rumah mereka turut tertimbun tanah,” beber Yayat, kepada wartawan, Senin (17/3/2014).
Hingga Senin sore, petugas dari Unit Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi masih melakukan pembersihan timbunan tanah di sekitar lokasi kejadian. Tidak ada jiwa dalam kejadian tersebut, namun BPBD berupaya membangun tanggul penahan di sepanjang tebing.
Ketua Tim URC BPBD Kecamatan Cibadak Dadang Kuswara menjelaskan, pembuatan tanggul penahan di sekitar dinding tebing ini dilakukan guna mengantisipasi terjadinya longsor susulan.
“Kami pasang batu bronjong untuk menahan tanah tebing yang sudah dipenuhi retakan. Dengan begitu longsor susulan bisa terantisipasi,” tukasnya.
Keterangan yang berhasil dihimpun, bencana longsor dipicu guyuran hujan deras selama satu jam. Rembesan air hujan diduga mengikis tanah tebing yang berada di Kampung Malinggut hingga akhirnya ambrol.
Gerusan tanah bercampur material bebatuan menimbun rumah milik Yayat Rudiyat (53) yang berada tepat di bawah dinding tebing. Setengah dari bangunan rumah tersebut tertimbun longsoran tanah, terutama ruang dapur dan keluarga.
Selain menjebol bagian atap rumah, gerusan tanah juga menimbun motor milik Yayat yang tengah terparkir di ruang belakang rumah. Saat bencana terjadi, Yayat beserta keluarganya tengah berkumpul di ruang utama.
“Sebelum menimbun rumah, longsor diawali suara gemuruh, sehingga saya dan keluarga yang tengah berkumpul langsung panik dan berhamburan ke luar rumah. Bahkan beberapa tetangga berusaha menyelamatkan diri, karena khawatir rumah mereka turut tertimbun tanah,” beber Yayat, kepada wartawan, Senin (17/3/2014).
Hingga Senin sore, petugas dari Unit Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi masih melakukan pembersihan timbunan tanah di sekitar lokasi kejadian. Tidak ada jiwa dalam kejadian tersebut, namun BPBD berupaya membangun tanggul penahan di sepanjang tebing.
Ketua Tim URC BPBD Kecamatan Cibadak Dadang Kuswara menjelaskan, pembuatan tanggul penahan di sekitar dinding tebing ini dilakukan guna mengantisipasi terjadinya longsor susulan.
“Kami pasang batu bronjong untuk menahan tanah tebing yang sudah dipenuhi retakan. Dengan begitu longsor susulan bisa terantisipasi,” tukasnya.
(san)