Status Slamet waspada, warga lereng Merapi ikut panik

Rabu, 12 Maret 2014 - 16:19 WIB
Status Slamet waspada,...
Status Slamet waspada, warga lereng Merapi ikut panik
A A A
Sindonews.com - Warga di lereng Merapi di Kecamatan Kemalang, Klaten, saat ini mulai resah. Mereka khawatir, aktivitas Gunung Slamet dapat mempengaruhi Gunung Merapi.

Warga di sekitar Merapi masih trauma dengan erupsi 2010 lalu. Sehingga, sekecil apapun aktivitas Merapi, mereka langsung panik.

Nart, salah seorang warga Kemalang mengatakan meningkatnya aktivitas di Gunung Slamet beberapa hari terakhir ini membuat warga bingung. Apalagi naiknya status itu hampir berbarengan
dengan letupan kecil Gunung Merapi yang berlangsung pada Senin lalu.

"Kami khawatir saja di Merapi aktivitasnya juga meningkat, apalagi jika dihitung siklusnya ini sudah memasuki siklus tiga-empat tahunan Merapi," tutur Narto, Rabu (12/3) siang.

Menurut dia, pihaknya bersama warga lain, melakukan pemantauan bersama-sama setiap harinya. Selain itu warga juga saling berkomunikasi melalui jaringan radio komunitas untuk mengabarkan
perkembangan terbaru dari gunung.

Darji tetang Narto mengatakan, radio komunitas memang menjadi pintu pengumuman pertama saat Merapi menunjukan aktivitas. Apalagi radio komunitas itu memiliki relawan yang cukup banyak.

Sementara itu, Camat Kemalang, Bambang Haryoko, mengatakan, pihaknya menginstruksikan kepada warganya untuk selalu mengikuti radio komunitas. Sehingga jika nantinya terjadi aktivitas yang
menonjol, warga bisa menyelamatkan diri lebih dini.

Pihaknya juga berharap agar para relawan radio komunitas itu untuk lebih pro aktif dalam menyampaikan informasi baik peningkatan aktivitas maupun adanya ancaman lahar dingin.

"Relawan itu banyak sekali yang ikut gabung di komunitas Induk Balerante 907, sehingga pemantauan aktifitas merapi bisa dilakukan bersama-sama," terangnya.
(lns)
Berita Terkait
Takut Wedus Gembel,...
Takut Wedus Gembel, Ratusan Warga Kemalang Klaten Mengungsi
Merapi Masuk Fase Erupsi,...
Merapi Masuk Fase Erupsi, Ganjar Minta BPBD Memastikan Kondisi Pengungsi
Selain Lava Pijar, Pagi...
Selain Lava Pijar, Pagi Ini Merapi Luncurkan Awan Panas
Pagi Ini Merapi Keluarkan...
Pagi Ini Merapi Keluarkan Dua Kali Suara Gemuruh
Selama 6 Jam Terjadi...
Selama 6 Jam Terjadi 9 kali, Intensitas Guguran Lava Pijar Merapi Terus Meningkat
BPPTKG Prediksi Erupsi...
BPPTKG Prediksi Erupsi Merapi Menuju Selatan dan Tenggara
Berita Terkini
Kortastipidkor Polri...
Kortastipidkor Polri Datangi Ruko di Jalan Asem Cipete, Penggeledahan Lagi?
52 menit yang lalu
Kukuhkan Guru dan Karyawan...
Kukuhkan Guru dan Karyawan TK Ketilang, Rektor UIN: Seluruh Tenaga Pendidik Kini Punya Status Jelas
2 jam yang lalu
Bandar Narkoba yang...
Bandar Narkoba yang Bikin 3 Polisi Gugur di Katingan Ditangkap!
5 jam yang lalu
Yayasan Gugah Nurani...
Yayasan Gugah Nurani Indonesia Sabet CSR Award 2026 Pemkab Bekasi
6 jam yang lalu
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
7 jam yang lalu
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
7 jam yang lalu
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved