Brimob & TNI jaga wilayah Mancani
Selasa, 11 Maret 2014 - 05:51 WIB
Brimob & TNI jaga wilayah Mancani
A
A
A
Sindonews.com - Petugas Polres Palopo menemukan botol berisi bensin dan sejumlah anak panah di Kelurahan Mancani, Kecamatan Teluwanua Kota Palopo. Barang bukti itu diduga merupakan sisa aksi bentrok antara Uri dengan Batu.
Akibat bentrok itu sendiri, selain meludeskan dua rumah, lima orang kritis terkena lembaran batu dan anak panah.
Sementara itu, satu orang ditangkap karena diduga sebagai pelaku pembakaran rumah. Namun untuk menangkapnya bukanlah perkara mudah. Sebab, warga yang merupakan tetangga tersangka tersebut melakukan perlawanan dengan melempari polisi menggunakan batu dan melepas anak panah.
Dari pantauan di lokasi Senin 10 Maret 2014 malam, untuk melumpuhkan mereka, polisi terpaksa melepaskan tembakan gas air mata dan tembakan peringatan ke udara.
Penangkapan terhadap orang yang diduga sebagai pelaku pembakar akhirnya berhasil. Tapi, lagi-lagi polisi mendapatkan perlawanan. Anak gadis pelaku nekat menarik bapaknya dari tangan polisi.
Saat dibawa dengan mobil polisi, gadis itu nekat mengejar dengan berlari. Aksi gadis itu akhirnya terhenti setelah dicegat dan diminta untuk minggir dan tak perlu mengejar.
Pengejaran terhadap para pelaku masih dilakukan. Setidaknya 300 personel dikerahkan. Mereka dibagi dua untuk melakukan penyisiran di Uri dan Batu. Untuk memulihkan kondisi Kota Palopo, Brimob dari Baebunta dan TNI AD Kodim 1403 Sawerigding kini masih bersiaga di lokasi kejadian.
Baca juga:
Bentrok antar warga dua rumah dibakar
Warga histeris, melihat rumahnya terbakar
Akibat bentrok itu sendiri, selain meludeskan dua rumah, lima orang kritis terkena lembaran batu dan anak panah.
Sementara itu, satu orang ditangkap karena diduga sebagai pelaku pembakaran rumah. Namun untuk menangkapnya bukanlah perkara mudah. Sebab, warga yang merupakan tetangga tersangka tersebut melakukan perlawanan dengan melempari polisi menggunakan batu dan melepas anak panah.
Dari pantauan di lokasi Senin 10 Maret 2014 malam, untuk melumpuhkan mereka, polisi terpaksa melepaskan tembakan gas air mata dan tembakan peringatan ke udara.
Penangkapan terhadap orang yang diduga sebagai pelaku pembakar akhirnya berhasil. Tapi, lagi-lagi polisi mendapatkan perlawanan. Anak gadis pelaku nekat menarik bapaknya dari tangan polisi.
Saat dibawa dengan mobil polisi, gadis itu nekat mengejar dengan berlari. Aksi gadis itu akhirnya terhenti setelah dicegat dan diminta untuk minggir dan tak perlu mengejar.
Pengejaran terhadap para pelaku masih dilakukan. Setidaknya 300 personel dikerahkan. Mereka dibagi dua untuk melakukan penyisiran di Uri dan Batu. Untuk memulihkan kondisi Kota Palopo, Brimob dari Baebunta dan TNI AD Kodim 1403 Sawerigding kini masih bersiaga di lokasi kejadian.
Baca juga:
Bentrok antar warga dua rumah dibakar
Warga histeris, melihat rumahnya terbakar
(lns)