Warga histeris, melihat rumahnya terbakar
Senin, 10 Maret 2014 - 22:23 WIB
Warga histeris, melihat rumahnya terbakar
A
A
A
Sindonews.com - Seorang warga tiba-tiba menjerit histeris mengetahui rumahnya menjadi korban pembakaran oleh kelompok massa saat terjadi bentrok antar warga Uri dan Batu.
Dari pantauan Senin 10 Maret 2014, meski api masih berkobar dia memaksa untuk masuk ke dalam rumah demi menyelamatkan SK Pengabdian di RS Palopo. Aksi nekat warga itu dihalangi tetangganya dan regu pemadam kebakaran karena berbahaya.
Namun warga itu justru melawan dan tetap ingin masuk ke dalam rumahnya yang terbakar itu. Petugas Damkar dan tetangga sudah tak bisa menghalangi lagi dan membiarkan dia pergi ke arah rumahnya yang masih terbakar.
Tapi warga itu kemudian terduduk lesu sambil membawa batu. Tidak jelas untuk apa batu besar yang dibawanya itu. Menurut petugas pemadam kebakaran, di dalam rumah yang terbakar itu banyak serpihan kaca pecah, serta paku-paku bangunan.
Seperti diberitakan sebelumnya, bentrok antar warga Uri dan Batu Kelurahan Mancani, Kecamatan Teluwanua Kota Palopo pecah sekitar pukul 18.00 waktu setempat.
Dua rumah hangus dibakar massa. Salah satu rumah itu milik Kepala Sekolah bernama Muharam.
Petugas pemadam kebakaran yang datang ke lokasi malah mendapat serangan dari warga. Sehingga dua rumah yang terbakar tersebut dibiarkan hangus.
Polres Palopo menerjunkan personelnya untuk meredam bentrok itu. Meskipun saat ini bentrok telah berhenti, namun pengamanan terus dilakukan melibatkan Kodim 1403 Sawerigading.
Baca juga:
Bentrok antar warga dua rumah dibakar
Dari pantauan Senin 10 Maret 2014, meski api masih berkobar dia memaksa untuk masuk ke dalam rumah demi menyelamatkan SK Pengabdian di RS Palopo. Aksi nekat warga itu dihalangi tetangganya dan regu pemadam kebakaran karena berbahaya.
Namun warga itu justru melawan dan tetap ingin masuk ke dalam rumahnya yang terbakar itu. Petugas Damkar dan tetangga sudah tak bisa menghalangi lagi dan membiarkan dia pergi ke arah rumahnya yang masih terbakar.
Tapi warga itu kemudian terduduk lesu sambil membawa batu. Tidak jelas untuk apa batu besar yang dibawanya itu. Menurut petugas pemadam kebakaran, di dalam rumah yang terbakar itu banyak serpihan kaca pecah, serta paku-paku bangunan.
Seperti diberitakan sebelumnya, bentrok antar warga Uri dan Batu Kelurahan Mancani, Kecamatan Teluwanua Kota Palopo pecah sekitar pukul 18.00 waktu setempat.
Dua rumah hangus dibakar massa. Salah satu rumah itu milik Kepala Sekolah bernama Muharam.
Petugas pemadam kebakaran yang datang ke lokasi malah mendapat serangan dari warga. Sehingga dua rumah yang terbakar tersebut dibiarkan hangus.
Polres Palopo menerjunkan personelnya untuk meredam bentrok itu. Meskipun saat ini bentrok telah berhenti, namun pengamanan terus dilakukan melibatkan Kodim 1403 Sawerigading.
Baca juga:
Bentrok antar warga dua rumah dibakar
(lns)