Warga di sekitar Gunung Merapi diminta tenang!
Senin, 10 Maret 2014 - 10:19 WIB
Warga di sekitar Gunung Merapi diminta tenang!
A
A
A
Sindonews.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten, meminta warga di lereng Merapi Kecamatan Kemalang untuk tidak panik menghadapi hujan abu yang ada. Pasalnya hujan abu yang terjadi hanya skala kecil dan status gunung tetap normal.
Kepala BPBD Klaten Sri Winoto menjelaskan, dari hasil pengamatan BPPTK Yogyakarta, diketahui bahwa terjadi letupan kecil di lereng Merapi pada pukul 07.08 WIB. Letupan itu disertai dengan awan hitam setinggi 1.5 meter ke udara.
"Awan hitam itu membumbung tinggi lalu terbawa angin ke arah barat daya, sehingga di wilayah itu terkena hujan abu, namun status gunung saat ini masih aktif normal" ucapnya.
Meskipun demikian, pihaknya meminta agar warga mewaspadai hujan abu yang terjadi. Pihaknya meminta agar warga menggunakan masker agar pernafasan mereka tidak terganggu. Selain itu pihaknya juga bakal mendisitrbusikan masker-masker itu kepada warga yang terdampak hujan abu.
"Masyarakat kami minta tetap tenang, saat ini tim relawan kami terus berkeliling untuk memberikan informasi kepada masyarakat," ucapnya.
Baca:
Gunung Merapi kembali bergemuruh
Hujan abu di Gunung Merapi, warga berhamburan
Kepala BPBD Klaten Sri Winoto menjelaskan, dari hasil pengamatan BPPTK Yogyakarta, diketahui bahwa terjadi letupan kecil di lereng Merapi pada pukul 07.08 WIB. Letupan itu disertai dengan awan hitam setinggi 1.5 meter ke udara.
"Awan hitam itu membumbung tinggi lalu terbawa angin ke arah barat daya, sehingga di wilayah itu terkena hujan abu, namun status gunung saat ini masih aktif normal" ucapnya.
Meskipun demikian, pihaknya meminta agar warga mewaspadai hujan abu yang terjadi. Pihaknya meminta agar warga menggunakan masker agar pernafasan mereka tidak terganggu. Selain itu pihaknya juga bakal mendisitrbusikan masker-masker itu kepada warga yang terdampak hujan abu.
"Masyarakat kami minta tetap tenang, saat ini tim relawan kami terus berkeliling untuk memberikan informasi kepada masyarakat," ucapnya.
Baca:
Gunung Merapi kembali bergemuruh
Hujan abu di Gunung Merapi, warga berhamburan
(rsa)