Masalah sepele, warga Makassar saling tusuk
Senin, 10 Maret 2014 - 01:08 WIB
Masalah sepele, warga Makassar saling tusuk
A
A
A
Sindonews.com - Perkelahian dengan menggunakan benda tajam di Kelurahan Pampang, Kecamatan Panakukkang, Makassar, menelan korban jiwa. Korban Ondong (28), tewas di tempat akibat tusukan badik di pinggang dan dada kiri.
Selain Ondong, rekannya Martinus yang membantu juga tak luput dari tikaman, namun selamat dan dirawat di Rumah Sakit Ibnu Sina, Makassar, dengan luka di bagian dada dan perut sebelah kiri.
Sementara pelaku Haris juga terkena sabetan parang dan mengalami luka di bagian perut. Menurut keterangan warga setempat, peristiwa tersebut terjadi karena persoalan sepele, di mana keduanya terlibat pertengkaran mulut.
Ondong yang sedang duduk di depan rumahnya, Pampang 2, bertanya kepada Haris saat melintas dengan mengatakan, mau kemanako? Namun Haris yang merasa tersinggung dengan ucapan Ondong naik pitam dan langsung mengeluarkan badik yang diselipkan di pinggangnya dan menusuknya.
Korban Ondong pun kaget dan masuk dalam rumahnya mengambil parang. "Haris tersinggung dan berkata 'apa sundala, kenapa kau tanya tanya? Mereka kemudian berkelahi saling tikam," kata warga tersebut.
Sementara itu, Kapolsekta Panakukkang Kompol Tri Hambodo mengatakan, usai peristiwa itu Ondong dan Martinus mendatangi rumah pelaku Haris dalam keadaan mabuk. Kemudian, terjadi aksi saling tikam.
"Suasana lokasi sudah kondusif, rumah kedua belah pihak dijaga aparat petugas. Bahkan, perawatan pelaku di rumah sakit," tukas Trihambodo.
Selain Ondong, rekannya Martinus yang membantu juga tak luput dari tikaman, namun selamat dan dirawat di Rumah Sakit Ibnu Sina, Makassar, dengan luka di bagian dada dan perut sebelah kiri.
Sementara pelaku Haris juga terkena sabetan parang dan mengalami luka di bagian perut. Menurut keterangan warga setempat, peristiwa tersebut terjadi karena persoalan sepele, di mana keduanya terlibat pertengkaran mulut.
Ondong yang sedang duduk di depan rumahnya, Pampang 2, bertanya kepada Haris saat melintas dengan mengatakan, mau kemanako? Namun Haris yang merasa tersinggung dengan ucapan Ondong naik pitam dan langsung mengeluarkan badik yang diselipkan di pinggangnya dan menusuknya.
Korban Ondong pun kaget dan masuk dalam rumahnya mengambil parang. "Haris tersinggung dan berkata 'apa sundala, kenapa kau tanya tanya? Mereka kemudian berkelahi saling tikam," kata warga tersebut.
Sementara itu, Kapolsekta Panakukkang Kompol Tri Hambodo mengatakan, usai peristiwa itu Ondong dan Martinus mendatangi rumah pelaku Haris dalam keadaan mabuk. Kemudian, terjadi aksi saling tikam.
"Suasana lokasi sudah kondusif, rumah kedua belah pihak dijaga aparat petugas. Bahkan, perawatan pelaku di rumah sakit," tukas Trihambodo.
(san)