Balap liar, Sudinhub kaji aduan polisi
Selasa, 04 Maret 2014 - 00:01 WIB
Balap liar, Sudinhub kaji aduan polisi
A
A
A
Sindonews.com - Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat sudah mendapatkan aduan dari pihak kepolisian jika Jalan Kembangan kerap dijadikan arena balap liar. Pasalnya, tidak ada garis kejut dan polisi tidur.
Kasie Pengawasan dan Pengendalian Suku Dinas perhubungan Jakarta Barat, Imam Slamet mengatakan, pihaknya akan segera mengkaji ulang ruas jalan-jalan tersebut.
"Kalau dibuat garis kejut apakah efektif mengingat garis kejut tidak begitu tinggi. Sedangkan kalau polisi tidur itu tidak bisa lantaran itu jalan umum. Untuk itu kami akan mengkaji kembali," terangnya di Jakarta, Senin (3/3/2014).
Kendati demikian, dia berharap, ada polisi tidur tetapi mesti diatur jaraknya. "Kalau kami si ingin polisi tidur landai yang berjarak sekitar 10 meter. Dengan kecepatan 70-80 km/jam, motor pasti akan lompat. Tapi takutnya pengguna jalan akan komplen," ujarnya.
Sekadar diketahui, Kecamatan Kembangan di Jakarta Barat dinilai rawan balap liar. Sejak awal tahun 2014, sedikitnya 100 motor balap liar diamankan Polsek Kembangan.
Baca:
Kembangan jadi ajang adu kecepatan motor
Kasie Pengawasan dan Pengendalian Suku Dinas perhubungan Jakarta Barat, Imam Slamet mengatakan, pihaknya akan segera mengkaji ulang ruas jalan-jalan tersebut.
"Kalau dibuat garis kejut apakah efektif mengingat garis kejut tidak begitu tinggi. Sedangkan kalau polisi tidur itu tidak bisa lantaran itu jalan umum. Untuk itu kami akan mengkaji kembali," terangnya di Jakarta, Senin (3/3/2014).
Kendati demikian, dia berharap, ada polisi tidur tetapi mesti diatur jaraknya. "Kalau kami si ingin polisi tidur landai yang berjarak sekitar 10 meter. Dengan kecepatan 70-80 km/jam, motor pasti akan lompat. Tapi takutnya pengguna jalan akan komplen," ujarnya.
Sekadar diketahui, Kecamatan Kembangan di Jakarta Barat dinilai rawan balap liar. Sejak awal tahun 2014, sedikitnya 100 motor balap liar diamankan Polsek Kembangan.
Baca:
Kembangan jadi ajang adu kecepatan motor
(mhd)