Cagar biosfer diresmikan PBB ikut terbakar
Senin, 03 Maret 2014 - 02:01 WIB
Cagar biosfer diresmikan PBB ikut terbakar
A
A
A
Sindonews.com - Rencana melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan melalui udara hari ini batal. Kabut asap makin pekat, water bombing (bom air) pun tidak bisa dilakukan.
Komandan Satgas Udara , Tanggap Darurat Asap Riau, Kolonel Andywan mengatakan hari ini heli rencana akan memadamkan api di cagar biosfer Giam Siak Kecil di Bengkalis.
"Sejak pagi hingga sore kami menunggu cuaca membaik. Tapi lagi-lagi terkendala cuaca asap. Jadi kami kembali gagal melakukan pemadaman titik api," ucapnya Andyawan yang juga menjabat Komandan Pangkalan Udara Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Minggu (2/3/2014).
Karena jika dipaksakan, Andyawan menyebut bisa membahayakan petugas.
Giam Siak Kecil yang diresmikan jadi cagar biosfer oleh PBB melalui UNESCO pada tahun 2009 kondisinya masih terbakar. Ribuan hektar dilalap si jago meah.
"Namun demikian, tim dari pemadaman darat yang terdiri dari personel TNI tetap melakukan bekerja," imbuhnya.
Komandan Satgas Udara , Tanggap Darurat Asap Riau, Kolonel Andywan mengatakan hari ini heli rencana akan memadamkan api di cagar biosfer Giam Siak Kecil di Bengkalis.
"Sejak pagi hingga sore kami menunggu cuaca membaik. Tapi lagi-lagi terkendala cuaca asap. Jadi kami kembali gagal melakukan pemadaman titik api," ucapnya Andyawan yang juga menjabat Komandan Pangkalan Udara Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Minggu (2/3/2014).
Karena jika dipaksakan, Andyawan menyebut bisa membahayakan petugas.
Giam Siak Kecil yang diresmikan jadi cagar biosfer oleh PBB melalui UNESCO pada tahun 2009 kondisinya masih terbakar. Ribuan hektar dilalap si jago meah.
"Namun demikian, tim dari pemadaman darat yang terdiri dari personel TNI tetap melakukan bekerja," imbuhnya.
(lns)