Ketua PPP kloter terakhir PAW dewan

Jum'at, 28 Februari 2014 - 17:03 WIB
Ketua PPP kloter terakhir...
Ketua PPP kloter terakhir PAW dewan
A A A
Sindonews.com - Setelah melalui proses yang cukup panjang, seorang anggota FPPP DPRD Kota Pasuruan, Ubaidillah direcall Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dari jabatannya sebagai anggota dewan.

DPC PPP Kota Pasuruan yang melayangkan usulan pencopotan Ubaidillah sejak setahun lalu, menugaskan Moch Arif (ketua PPP) untuk melanjutkan sebagai wakil rakyat hingga akhir periode.

Proses pergantian antar waktu (PAW) anggota DPRD ini menjadi kloter terakhir jabatan wakil rakyat periode 2009-2014. Karena berdasar surat edaran Gubernur Jatim, usulan pengajuan recalling paling akhir diajukan pada Desember 2013 lalu dengan prosesi pelantikan PAW Februari 2014.

Ketua DPRD Kota Pasuruan, Ismail Marzuki, mengatakan, usulan PAW ini telah dilayangkan sejak setahun silam. Namun karena masih terjadi gugatan hukum, pihaknya menunggu hingga ada keputusan tetap (inkracht) untuk melakukan PAW.

"Usulan PAW ini sudah diajukan sejak setahun lalu. Setelah ada keputusan final dari mahkamah partai politik, berkas usulan itu kami lanjutkan hingga mendapatkan SK Gubernur Jatim," kata Ismail Marzuki, Jumat (28/2/2014).

Menurutnya, dengan sisa waktu efektif enam bulan kedepan, PAW dari FPP ini merupakan yang terakhir kali sebelum masa jabatan DPRD berakhir, Agustus mendatang. Sehingga sisa waktu yang ada sudah tidak ada lagi usulan PAW.

Sementara itu, Walikota Pasuruan, Hasani, mengingatkan kepada DPRD untuk tetap bekerja sesuai dengan amanah yang diembannya. Meskipun saat ini mereka tengah sibuk mencalonkan diri untuk periode lima tahun mendatang, tidak berarti melupakan tanggung jawabnya sebagai pejabat daerah.

"Kami menyadari para anggota dewan yang kembali mencalonkan diri tengah berkompetisi mendapatkan dukungan rakyat. Tetapi kesibukan itu, hendaknya tidak meninggalkan tanggung jawabnya dan tugasnya sebagai anggota dewan," kata Walikota Hasani.

Hasani menandaskan, kualitas hasil pemilu salah satu faktor yang menentukan adalah partisipasi politik masyarakat dalam menggunakan hak politiknya. Karenanya, ia meminta agar semua pihak memiliki kewajiban untuk menghimbau masyarakat menyalurkan aspirasi politiknya agar tidak golput.

"Pada pemilu lima tahun lalu, partisipasi politik masyarakat masih rendah. Tingkat golput masih mencapai 35 persen. Untuk itu, semua pihak wajib menghimbau masyarakat agar menggunakan hak suaranya," tegas Hasani yang juga Ketua DPC PKB Kota Pasuruan.
(lns)
Berita Terkait
Partai Perindo PAW 2...
Partai Perindo PAW 2 Anggota DPRD Empat Lawang
DPRD Morowali Utara...
DPRD Morowali Utara Gelar Rapat Paripurna PAW Anggota
Mantan Penyuluh Pertanian...
Mantan Penyuluh Pertanian Dilantik Jadi PAW Anggota DPRD Luwu Utara
Ketua DPRD Nunukan Lantik...
Ketua DPRD Nunukan Lantik PAW Anggota Perindo Pengganti Amrin Sitanggang
Polemik PAW Anggota...
Polemik PAW Anggota DPRD Waropen Picu Polemik, Begini Penjelasan PBB
Demokrat Ajukan PAW...
Demokrat Ajukan PAW Anggota Dewan, Ketua DPRD Kendal: Segera Kami Proses
Berita Terkini
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
1 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
1 jam yang lalu
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
1 jam yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
1 jam yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
2 jam yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
2 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved