Pemkab Sidoarjo bentuk tim inventarisasi aset terendam

Minggu, 23 Februari 2014 - 17:12 WIB
Pemkab Sidoarjo bentuk...
Pemkab Sidoarjo bentuk tim inventarisasi aset terendam
A A A
Sindonews.com - Pemkab Sidoarjo membentuk tim identifikasi dan inventarisasi aset-aset milik pemerintah daerah yang terendam lumpur Lapindo. Karena, tahun ini aset-aset tersebut akan dibayar ganti ruginya oleh pemerintah pusat.

Aset-aset pemkab terendam lumpur yang diinventarisir kali ini merupakan aset yang berada area peta terdampak dan ganti ruginya ditanggung oleh pemerintah pusat.

"Seperti aset milik pemkab berupa jalan, fasum, fasos dan lainnya yang ada di desa atau kelurahan yang mendapat ganti rugi dari pemerintah pusat," ujar Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kemasyarakatan Pemkab Sidoarjo, Asrofi Minggu (23/2/2014).

Selama ini aset pemkab yang masuk wilayah di area peta terdampak lumpur belum dibayar oleh pemerintah pusat karena masih mendahulukan pembayaran ganti rugi korban lumpur.

Namun, tahun ini diharapkan sudah ada pembayaran ganti rugi aset pemkab tersebut.
Nantinya, hasil pembayaran aset tersebut akan masuk ke kas daerah khusus untuk aset yang merupakan milik Pemkab.

"Untuk aset milik desa nantinya akan dibayarkan ke pihak desa karena itu merupakan aset desa," tambah Asrofi.

Lalu bagaimana dengan desa-desa yang sudah terendam lumpur apakah hasil pembayaran asetnya tetap akan dimasukkan ke desa itu?, mantan Kepala Bagian Pemerintahan dan Administrasi Desa itu menyebut jika secara administratif desa itu masih ada meskipun wilayahnya sudah terendam lumpur.

Nantinya, hasil pembayaran aset desa itu akan dimasukkan ke desa baru dimana desa itu akan bergabung atau warganya banyak bermukim.

"Kalau ada penggabungan desa yang nanti hasil pembayaran aset desa itu akan dimasukkan ke desa baru itu," jelas Asrofi.

Terpisah, Humas Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) Dwinanto Hesti Prasetyo mengatakan tahun ini pihaknya memang menganggarkan dana untuk ganti rugi fasum dan fasos di kawasan area terdampak lumpur yang ditanggung pemerintah pusat.

"Untuk jumlahnya saya lupa, tapi tahun ini memang ada anggarannya," tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
Semburan Lumpur Mirip...
Semburan Lumpur Mirip Lapindo Gemparkan Warga Demak
Pantang Menyerah, Sri...
Pantang Menyerah, Sri Mulyani Terus Tagih Utang Lapindo
15 Tahun Lumpur Lapindo,...
15 Tahun Lumpur Lapindo, 234 Berkas Ganti Rugi Senilai Rp100 Miliar Tak Kunjung Tuntas
Semburan Lumpur Mirip...
Semburan Lumpur Mirip Lapindo di Perbatasan NTT-Timor Leste Viral di Medsos, Warga Panik
Utang Lapindo Terus...
Utang Lapindo Terus Menggunung, Pemerintah Didesak untuk Menagihnya
Pantang Menyerah, Kemenkeu...
Pantang Menyerah, Kemenkeu Kejar Terus Utang Lapindo
Berita Terkini
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
1 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
1 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
3 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
4 jam yang lalu
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
4 jam yang lalu
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
4 jam yang lalu
Infografis
Profil Komjen Pol Chryshnanda...
Profil Komjen Pol Chryshnanda Dwilaksana, Ketua Tim Transformasi Reformasi Polri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved