Awal Maret, 6 penguin tambah koleksi Gembira Loka

Minggu, 23 Februari 2014 - 01:25 WIB
Awal Maret, 6 penguin...
Awal Maret, 6 penguin tambah koleksi Gembira Loka
A A A
Sindonews.com – Kepastian rencana mendatangkan penguin ke Kebun Raya Kebun Binatang (KRKB) Gembira Loka akhirnya terjawab. Enam penguin yang didatangkan dari Singapura dipastikan sudah menjadi bagian koleksi satwa

Gembira Loka pada awal Maret mendatang.Direktur Utama Gembira Loka KMT A Tirtodiprojo mengatakan, persoalan utama untuk mendatangkan penguin adalah masalah pakan. Sebab, tidak akan yang mau mengirimkan penguin sebelum problem pakan selesai. Padahal, pakan untuk penguin seluruhnya impor.

“Dia kan tidak bisa dikasih pakan sembarangan. Dia makannya ikan capelin, herring, dan smelt, dan itu harus diimpor. Dalam 2-3 pekan ini, diharapkan pakan sudah sampai di Yogya. Sepekan kemudian penguinnya datang,” kata Tirto, Sabtu (22/2/2014).

Dia mengatakan, keenam penguin yang akan menambah koleksi satwa Gembira Loka didatangkan dari Singapura. Walaupun sebenarnya penguin itu didatangkan dari Afrika bagian tengah.

Nantinya penguin akan diterbangkan menggunakan pesawat langsung Singapura-Yogyakarta. Saat ini pengurusan untuk kedatangan melalui kargo sudah selesai. Sehingga, Gembira Loka hanya tinggal menunggu selesainya pengurusan pakan untuk penguin. “Kalau surat menyurat untuk penguin sudah siap. Jadi begitu pakan tersedia, langsung kirim,” jelasnya.

Di luar persoalan pakan, tidak ada lagi masalah lain yang harus diselesaikan. Tempat maupun ekosistem untuk penguin sudah disiapkan sedemikian rupa. Gembira Loka sudah mempelajari ekosistemnya dari Kebun Binatang di Siangapura. Sehingga, begitu penguin datang bisa langsung
ditempatkan di kandang yang sudah ada.

“Semua sudah siap, termasuk suhu misalnya yang harus 25 derajat maksimal tidak boleh lebih. Kemudian ada tempat yang tertutup dan terbuka. Juga sudah kami siapkan. Untuk suhu dinginnya menggunakan air conditioned ac),” tambahnya.

Manajer Marketing dan Pengembangan Gembira Loka Josep Kurniawan mengatakan, enam penguin yang akan didatangkan terdiri dari empat jantan dan dua betina. Dia mengakui, problem pakan membuat rencana mendatangkan penguin molor cukup lama.

“Rencana semula pada 2013 sudah datang, tapi ternyata meleset. Tapi sebentar lagi, mudah-mudahan sudah bisa didatangkan. Sekarang sudah tinggal menyelesaikan satu item saja yakni soal pakan,” katanya.

Saat ini, Gembira Loka memiliki koleksi satwa sebanyak 1.800 ekor dengan jumlah spesies mencapai 305. Enam penguin yang akan segera datang akan menjadi koleksi tambahan kebun binatang ini.
(lns)
Berita Terkait
3 Penjual Satwa Dilindungi...
3 Penjual Satwa Dilindungi Dibekuk, Polisi Amankan Trenggiling dan Burung Langka
Banyak Spesies Indonesia...
Banyak Spesies Indonesia Terancam Punah: Bagaimana Cara Menyelamatkannya?
Hewan Dilindungi Elang...
Hewan Dilindungi Elang Bido Diselamatkan Komunitas Pecinta Rimba dan Satwa Liar
Duyung Viral di Pangkalpinang...
Duyung Viral di Pangkalpinang Ditemukan Mati, Dievakuasi ke Alobi
1.000 Satwa yang Diawetkan...
1.000 Satwa yang Diawetkan Disita Polisi Spanyol, Koleksi Spesies Langka Ini Bernilai Rp460 Miliar
Polisi Tangkap 2 Penjual...
Polisi Tangkap 2 Penjual Satwa Dilindungi di Medan, 4 Lutung Sumatera dan 2 Kukang Disita
Berita Terkini
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
50 menit yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
1 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
1 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
1 jam yang lalu
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
2 jam yang lalu
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
2 jam yang lalu
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved