Risma terikat kontrak politik, Tuhan saksinya

Kamis, 20 Februari 2014 - 15:05 WIB
Risma terikat kontrak...
Risma terikat kontrak politik, Tuhan saksinya
A A A
Sindonews.com - Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Indonesia (UI) Lisman Manurung menuturkan, praktik pelayanan yang dilakukan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini berwawasan citizen centred service. Artinya, Risma menerapkan model pelayanan berbasis outside in, dan bukan inside out.

Dengan demikian, sangat memungkinkan Risma mengetahui sendiri permasalahan yang terjadi di lapangan. Misalnya dengan berkeliling sampai ke lokasi prostitusi untuk mengetahui kesulitan warga, dan bukan memandang dari kejauhan.

"Beliau mungkin belum baca teorinya. Tetapi langkah yang ditempuhnya sudah pada taraf itu (citizen centred service)," kata Lisman, kepada wartawan, Kamis (20/2/2014).

Hanya saja, pola yang diterapkan Risma mungkin dirasa janggal oleh sebagian kalangan. Karena selama ini hanya menerapkan inside out sehingga pemimpin kurang memahami kebutuhan rakyat.

Dengan cara Risma berkeliling sampai ke lokasi prostitusi untuk mengetahui kesulitan warga, maka dirinya menemukan secara langsung permasalahan real di lapangan. "Salah satunya mengenali sosok PSK tua," katanya.

Dikatakan lebih lanjut, kepemimpinan Risma menunjukkan kontrak politik, karena terpilih sebagai pemimpin berarti saksi yang menanda-tangan kontrak politik adalah Tuhan. "Sehingga bagi dia menjadi wali kota adalah amanah," ungkapnya.

Ketidaksingkronan Risma dengan wakilnya seharusnya bisa dianulir. Diakui dia, paradigma keduanya berbeda dan baru sedikit pejabat publik yang berkonsep seperti Risma. Sebaiknya Risma tetap mempertahankan jabatannya demi kemaslahatan rakyat Surabaya.

"Kalau dia (Risma) turun berarti kerugian besar bagi PDIP. Dalam keadaan seperti ini PDIP perlu lebih mengutamakan harapan masyarakat yang semakin rasional dan kritis," tutup Lisman.

Baca juga:
Orang-orang seperti Bu Risma bisa dihitung jari
(san)
Berita Terkait
Lewat Kompetensi Praktik...
Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah
Sinergi Pemerintah Pusat...
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, BSKDN Kemendagri Tekankan Kolaborasi
Pulihkan Ekonomi, Daerah...
Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat
BSKDN Kemendagri: Konsep...
BSKDN Kemendagri: Konsep ITKPD Upaya Wujudkan Tujuan Otonomi Daerah
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Majukan Suatu Daerah...
Majukan Suatu Daerah Perlu Merangkul Semua Elemen Termasuk Seniman
Berita Terkini
2 Pencuri Kabel Rp143...
2 Pencuri Kabel Rp143 Juta di Cikarang Selatan Ditangkap saat Beraksi
34 menit yang lalu
Jangan Lewatkan Bebas...
Jangan Lewatkan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Gerai Samsat Hadir di PRJ
1 jam yang lalu
MUI Kecam Keras 27 Pelaku...
MUI Kecam Keras 27 Pelaku Rudapaksa Remaja di Madura: Hukuman Berat Harus Diberlakukan
1 jam yang lalu
2 Pemuda di Depok Ditangkap,...
2 Pemuda di Depok Ditangkap, Celurit hingga Airsoft Gun Disita Polisi
1 jam yang lalu
Teknologi Pupuk Hayati...
Teknologi Pupuk Hayati Dongkrak Produktivitas Sawah di Subang, Hasil Panen Tembus 4,76 Ton per Hektare
11 jam yang lalu
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
12 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Peristiwa Politik Nasional yang Menggemparkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved