Polda akui tak ada koordinasi antara Polsek & Polres
Senin, 17 Februari 2014 - 15:49 WIB
Polda akui tak ada koordinasi antara Polsek & Polres
A
A
A
Sindonews.com - Kasus tertembaknya anggota buser Polsek Jatiuwung oleh anggota buser Polresta Tangerang menjadi bukti kurang koordinasi antara Polsek dan Polres.
Namun, Polda Metro Jaya menegaskan, tidak adanya koordinasi karena antara kedua petugas buser tersebut memiliki tugas yang berbeda-beda.
"Memang tak ada koordinasi dalam hal ini. Karena masing-masing punya tugas yang berbeda," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Senin (17/2/2014).
Sehingga terjadi miss komunikasi antar mereka dan terjadi saling tembak. Masing-masing melepaskan tembakan senjata api karena tugas mereka untuk mengungkap kasus tindak pidana.
Seperti diberitakan sebelumnya, Bripka Lasmidi anggota tim buser satuan reserse kriminal Polsektro Jatiuwung dan Aipda NBB, anggota reserse kriminal Polsektro Tigaraksa saling tembak di Jalan Gatot Subroto KM 2, Kelurahan Uwung Jaya, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Sabtu 15 Februari 2014 petang.
Lasmidi roboh setelah tertembak di dada kirinya. Beruntung nyawanya selamat setelah dilarikan ke rumah sakit. Operasi pengangkatan proyektil peluru di dada kirinya pun berhasil.
Baca juga:
Polisi tembak polisi, Kapolda harus turun tangan
Propam periksa buser yang tembak polisi
Namun, Polda Metro Jaya menegaskan, tidak adanya koordinasi karena antara kedua petugas buser tersebut memiliki tugas yang berbeda-beda.
"Memang tak ada koordinasi dalam hal ini. Karena masing-masing punya tugas yang berbeda," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Senin (17/2/2014).
Sehingga terjadi miss komunikasi antar mereka dan terjadi saling tembak. Masing-masing melepaskan tembakan senjata api karena tugas mereka untuk mengungkap kasus tindak pidana.
Seperti diberitakan sebelumnya, Bripka Lasmidi anggota tim buser satuan reserse kriminal Polsektro Jatiuwung dan Aipda NBB, anggota reserse kriminal Polsektro Tigaraksa saling tembak di Jalan Gatot Subroto KM 2, Kelurahan Uwung Jaya, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Sabtu 15 Februari 2014 petang.
Lasmidi roboh setelah tertembak di dada kirinya. Beruntung nyawanya selamat setelah dilarikan ke rumah sakit. Operasi pengangkatan proyektil peluru di dada kirinya pun berhasil.
Baca juga:
Polisi tembak polisi, Kapolda harus turun tangan
Propam periksa buser yang tembak polisi
(ysw)