Mau salat subuh, perwira Polda Sulselbar diberondong peluru

Selasa, 11 Februari 2014 - 13:18 WIB
Mau salat subuh, perwira...
Mau salat subuh, perwira Polda Sulselbar diberondong peluru
A A A
Sindonews.com - Seorang perwira polisi dari Polda Sulsel Iptu Haji Muhammad Daud (53) ditembak orang tidak dikenal subuh dini hari ini di samping rumahnya hingga tewas. Korban yang hendak menunaikan ibadah salat subuh di masjid dekat rumah tiba-tiba diberondong tembakan hingga langsung tersungkur karena dada kiri tertembus peluru.

Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kompol Pol Endi Sutendi mengungkapkan, sebelum kejadian, Iptu Daud meninggalkan rumah pukul 04.55 Wita untuk menunaikan salah subuh di masjid. Saat itu Daud bersama tetangganya Jafar (40) berjalan kaki menuju masjid.

“Saat meninggalkan rumah, korban dan tetangganya Jafar melihat ada orang di samping rumah korban. Menurut Jafar yang menjadi saksi, korban lantas pamit dan berbelok hendak menanyai orang tersebut. Naluri korban sebagai petugas kepolisian ingin mencari tahu tujuan orang itu, sebab subuh-subuh berdiri di pinggir jalan. Sedangkan Jafar terus melanjutkan perjalanannya ke mesjid sendirian,” jelas Endi kepada wartawan, Selasa (11/2/2014).

Sambil berjalan lanjut Endi, saksi Jafar mengaku mendengar suara letusan senjata. Tetapi karena waktu salat subuh sudah mepet, Jafar tetap melanjutkan perjalanannya ke masjid.

Setelah salat subuh, Jafar bersama jamaah mesjid lainnya kemudian mendatangi lokasi letusan senjata tadi. Mereka menemukan tubuh korban sudah tersungkur di tanah dengan tubuh berlumuran darah. “Jafar dan anggota masyarakat lainnya lalu membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Korban diautopsi untuk mendapatkan penyebab kematiannya," jelas Endi.

Endi mengaku, pihaknya belum mengetahui motif penembakan tersebut. Namun diduga pelakunya adalah orang yang didatangi korban saat hendak salat subuh. Saat ini, polisi terus menyelidikan kasus itu secara intensif untuk mengetahui motif dan latar belakang penembakan.

“Keluarga besar Polri turut berduka cita secara mendalam atas kejadian ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan tabah menghadapi cobaan tersebut,” pungkas Endi.

Sekedar diketahui, Iptu Daud sehari-harinya merupakan petugas Intelijen Keamanan (Intelkam) Polda Sulsel. Korban meninggalkan satu istri dan empat orang anak. Mereka tinggal di Jalan Pallantikang 3 Kelurahan Katangka, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. Jenazah rencananya dikebumikan di kampung halamannya di Kabupaten Sinjai, 200 km selatan Kota Makassar.
(ilo)
Berita Terkait
7 Fakta Kasus Hogi Minaya:...
7 Fakta Kasus Hogi Minaya: Suami Bela Istri, Berujung Tersangka
Pencari Brondolan Sawit...
Pencari Brondolan Sawit Ditemukan Tewas Mengapung di Kolam
Kronologis Polisi Tewas...
Kronologis Polisi Tewas Dibacok saat Hendak Selesaikan Perselisihan Warga di Bengkulu
Diduga Depresi, Polisi...
Diduga Depresi, Polisi Tewas Bunuh Diri di Jakpus
Hendak Selesaikan Perselisihan...
Hendak Selesaikan Perselisihan Warga, Polisi di Bengkulu Tewas Dibacok 3 Orang
Polisi Tembak Polisi...
Polisi Tembak Polisi di Lampung Tengah, Akibatkan 1 Tewas
Berita Terkini
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
36 menit yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
1 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
1 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
1 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
2 jam yang lalu
PASTI INDONESIA Dampingi...
PASTI INDONESIA Dampingi Praperadilan dan Ajukan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
3 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved