Polisi Ditemukan Tewas di Selokan, Diduga Kecelakaan Tunggal
Rabu, 15 Juli 2020 - 13:53 WIB
loading...
Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP terhadap anggota polisi yang ditemukan tewas karena diduga mengalami kecelakaan tunggal. Foto: INews.ID
A
A
A
GOWA - Aipda Indri Sirajuddin, anggota Reskrim Polsek Pallangga ditemukan tewas di dalam selokan depan rumah warga Jalan Abdul Muthalib Daeng Narang, Kabupaten Gowa, Rabu, (15/07/2020).
Korban diduga mengalami kecelakaan tunggal saat mengendarai motor, pasalnya korba ditemukanmasih tertimpaoleh motornya.
Baca Juga: Selama Pandemi, Sudah 301 Jenazah Dikubur di Pemakaman COVID-19 Sulsel
Saksi, Muhammad Tahir mengatakan, kronologi penemuan mayat ini berawal saat warga pemilik rumah sekaligus bengkel motor ini, mendengar suara benturan keras pada Rabu dini hari. Dia mengira ada sesuatu terjadi di dalam bengkelnya.
"Saat dicek ternyata tidak ada apa-apa. Dia kembali lagi," kata Tahir di TKP kecelakaan, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulsel.
Kemudian pada pagi harinya saat pemilik bengkel ini keluar untuk membuang sampah, dia melihat ada mayat tertimpa motor di dalam selokan depan rumahnya.
"Dia langsung panggil saya. Saat kami cek, ternyata mayat ini membawa senjata. Kami pikir ini anggota, makanya kami lapor polisi," ujar dia.
Korban diduga mengalami kecelakaan tunggal saat mengendarai motor, pasalnya korba ditemukanmasih tertimpaoleh motornya.
Baca Juga: Selama Pandemi, Sudah 301 Jenazah Dikubur di Pemakaman COVID-19 Sulsel
Saksi, Muhammad Tahir mengatakan, kronologi penemuan mayat ini berawal saat warga pemilik rumah sekaligus bengkel motor ini, mendengar suara benturan keras pada Rabu dini hari. Dia mengira ada sesuatu terjadi di dalam bengkelnya.
"Saat dicek ternyata tidak ada apa-apa. Dia kembali lagi," kata Tahir di TKP kecelakaan, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulsel.
Kemudian pada pagi harinya saat pemilik bengkel ini keluar untuk membuang sampah, dia melihat ada mayat tertimpa motor di dalam selokan depan rumahnya.
"Dia langsung panggil saya. Saat kami cek, ternyata mayat ini membawa senjata. Kami pikir ini anggota, makanya kami lapor polisi," ujar dia.
Lihat Juga :