Terkejut, Keluarga Perantau yang Anaknya Meninggal Tenggelam Mendapat Bantuan dari Polisi
Kamis, 18 Februari 2021 - 19:21 WIB
loading...
Terkejut, Keluarga Perantau yang Anaknya Meninggal Tenggelam Mendapat Bantuan dari Polisi. Foto/Dede Feb
A
A
A
PALEMBANG - Katimin (48), warga pendatang asal Kecamatan Way Kanan, Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Bandar Lampung , tidak menyangka mendapat perhatian dari aparat Kepolisian Sektor Talang Kelapa.
Katimin yang tinggal di Jalan Sungai Rengit Desa Dabuk Kelurahan Air Batu, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, bersama istri dan anaknya menjadi perhatian usai dirinya ditimpa musibah setelah anak keduanya, Bayu Bambang Anugerah (10), meninggal.
Diketahui, Bayu anak kedua dari tiga bersaudara pasangan Katimin dan Armi (40) tersebut meninggal usai tenggelam di dasar kolam bekas galian sedalam 8 meter yang berada 2,5 kilometer dari rumahnya, Rabu (17/2/2021) kemarin.
Sempat dibawa ke RS Bhayangkara M Hasan Palembang untuk menjalani pemeriksaan, korban Bayu yang telah tenggelam lebih dari tiga jam tersebut akhirnya dibawa pulang untuk dimakamkan.
"Baru sekitar enam minggu tinggal di sini. Tadinya anak saya Bayu itu di Lampung tinggal dengan neneknya, tapi akhirnya saya ajak dia ke sini, baru dua minggu dia di sini. Tapi namanya musibah kita tidak tahu," ujar Katimin saat diwawancarai di kediamannya, Kamis (18/2/2021).
Katimin yang tinggal di Jalan Sungai Rengit Desa Dabuk Kelurahan Air Batu, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, bersama istri dan anaknya menjadi perhatian usai dirinya ditimpa musibah setelah anak keduanya, Bayu Bambang Anugerah (10), meninggal.
Diketahui, Bayu anak kedua dari tiga bersaudara pasangan Katimin dan Armi (40) tersebut meninggal usai tenggelam di dasar kolam bekas galian sedalam 8 meter yang berada 2,5 kilometer dari rumahnya, Rabu (17/2/2021) kemarin.
Sempat dibawa ke RS Bhayangkara M Hasan Palembang untuk menjalani pemeriksaan, korban Bayu yang telah tenggelam lebih dari tiga jam tersebut akhirnya dibawa pulang untuk dimakamkan.
"Baru sekitar enam minggu tinggal di sini. Tadinya anak saya Bayu itu di Lampung tinggal dengan neneknya, tapi akhirnya saya ajak dia ke sini, baru dua minggu dia di sini. Tapi namanya musibah kita tidak tahu," ujar Katimin saat diwawancarai di kediamannya, Kamis (18/2/2021).
Lihat Juga :