Petugas razia di kereta api, pedangan asongan melawan

Senin, 03 Februari 2014 - 22:20 WIB
Petugas razia di kereta...
Petugas razia di kereta api, pedangan asongan melawan
A A A
Petugas razia di kereta api, pedangan asongan melawan

Sindonews.com
- Adu mulut antara pedagang dan petugas terjadi saat puluhan pedagang asongan dipaksa turun dari dalam gerbong Kereta Api AC Ekonomi Krakatau, jurusan Merak-Kediri yang berhenti di Stasiun Jebres, Solo, Jawa Tengah, pada Senin (3/2/2014).

Untungnya, adu mulut tersebut tidak sampai menimbulkan bentrokan di antara keduanya. Pasalnya, petugas Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) tidak terpancing emosi saat pedagang asongan lainnya datang membantu rekan-rekannya yang diusir dari dalam gerbong.

Senior Manager Polsuska PT KAI Daop VI Yogyakrta Pasrep mengatakan, sesuai Undang-Undang No 23/2007 tentang Perkeretaapian Pasal 35 ayat 2, Peraturan Pemerintah No. 72/ 2009 tentang lalu lintas dan angkutan kereta api Pasal 124 dan Perturan Menteri Perhubungan No 9/2011/ tentang standar pelayanan minimun angkutan kereta api, jelas pedagang asongan dilarang berjualan di dalam kereta.

"Petugas akan tetap menertibkan pedangan dan melarang mereka berjualan di dalam gerbong kereta karena dasar yang kita pakai jelas,"katanya di Stasiun Jebres, Solo, Jawa Tengah.

Namun langkah petugas melarang pedagang tersebut disesali para pedagang. Purwanto, salah satu pedagang menilai apa yang dilakukan PT KAI telah merampas hak mereka untuk mencari nafkah.

PT KAI juga telah membongkar puluhan kios yang ada di sekitar stasiun sehingga para pedagang tidak memiliki lagi tempat berjulan.

"Pemerintah dan PT KAI sebaiknya segera memberikan solusi kalau kami dilarang berjualan di dalam gerbong. Bukannya dengan cara begini merampas hak mencari nafkah bagi pedagang asongan,"ungkapnya dengan nada emosi.

Adu mulut yang terjadi antara pedagang asongan dan petugas PT KAI menarik perhatian penumpang KA di Stasiun Jebres. Merekapun berharap, PT KAI memberikan solusi agar keributan tidak terus terjadi.

"Katanya mau memberikan kenyamanan bagi para penumpang. Kalau terus ribut gimana penumpang bisa nyaman. Kasih solusinya buat para pedagang asongan,"ungkap Indra salah satu penumpang Kereta.
(ilo)
Berita Terkait
3 Alasan Mengapa Kereta...
3 Alasan Mengapa Kereta Api Tidak Bisa Berhenti Mendadak Menurut KAI
Deretan Kecelakaan Kereta...
Deretan Kecelakaan Kereta Api Terburuk dalam Sejarah, Nomor 5 Paling Tragis
10 Kereta Api Tercepat...
10 Kereta Api Tercepat di Dunia, Nomor 1 Melaju 460 Km/Jam
Kereta Tabrak Bus di...
Kereta Tabrak Bus di Thailand, 8 Orang Tewas
Dampak Banjir, Seluruh...
Dampak Banjir, Seluruh Perjalanan KA Jarak Jauh dan Lokal Kembali Dibatalkan Hari ini
Kereta Bandara Soetta...
Kereta Bandara Soetta Mulai Beroperasi 1 Juli 2020
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
5 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
5 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
5 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
6 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
8 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
9 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved