Toko elektronik di Tuparev Cirebon dilalap api
Senin, 27 Januari 2014 - 17:34 WIB
Toko elektronik di Tuparev Cirebon dilalap api
A
A
A
Sindonews.com - Sebuah toko elektronik dan furniture di Jalan Tuparev, Kedawung, Kabupaten Cirebon, hangus terbakar. Api melalap sedikitnya 70 persen barang dagangan yang ada di dalam toko. Beruntung tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Kebakaran sebelumnya tak diketahui para karyawan toko. Koordinator marketing toko Saeful, mengaku dirinya bersama beberapa karyawan lain saat kejadian tengah melakukan pertemuan di kantor cabang yang berlokasi di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon. "Saya sendiri baru diberi tahu salah satu pramuniaga yang jaga di sini sekira pukul 10.00 WIB," aku Saeful, Senin (27/1/2014).
Berdasarkan informasi dari salah satu karyawan yang sedang bertugas di toko, Rahayu dan Amin, api diduga berasal dari lantai dua. Saat kejadian, hanya ada dua orang karyawan yang tengah berjaga di dalam toko.
Diduga, api berasal dari korsleting listrik di lantai dua. Percikan api selanjutnya dengan mudah membakar barang-barang lain yang tersimpan di lantai dua. Hingga kini, pihaknya belum dapat memastikan kerugian pasti akibat kejadian itu.
"Kami belum bisa memprediksi kerugian, yang pasti sekira 70 persen barang di dalam toko mengalami kerusakan parah maupun sedang," tambah dia.
Kapolsek Kedawung AKP Suwondo menyatakan, belum dapat memastikan penyebab kebakaran dan masih menyelidiki kejadian tersebut. Namun begitu, dugaan sementara kebakaran dipicu korsleting listrik.
"Kami belum bisa menentukan penyebabnya, harus dilakukan penyidikan dulu. Dugaan sementara karena korselting listrik," jelas dia.
Kebakaran sebelumnya tak diketahui para karyawan toko. Koordinator marketing toko Saeful, mengaku dirinya bersama beberapa karyawan lain saat kejadian tengah melakukan pertemuan di kantor cabang yang berlokasi di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon. "Saya sendiri baru diberi tahu salah satu pramuniaga yang jaga di sini sekira pukul 10.00 WIB," aku Saeful, Senin (27/1/2014).
Berdasarkan informasi dari salah satu karyawan yang sedang bertugas di toko, Rahayu dan Amin, api diduga berasal dari lantai dua. Saat kejadian, hanya ada dua orang karyawan yang tengah berjaga di dalam toko.
Diduga, api berasal dari korsleting listrik di lantai dua. Percikan api selanjutnya dengan mudah membakar barang-barang lain yang tersimpan di lantai dua. Hingga kini, pihaknya belum dapat memastikan kerugian pasti akibat kejadian itu.
"Kami belum bisa memprediksi kerugian, yang pasti sekira 70 persen barang di dalam toko mengalami kerusakan parah maupun sedang," tambah dia.
Kapolsek Kedawung AKP Suwondo menyatakan, belum dapat memastikan penyebab kebakaran dan masih menyelidiki kejadian tersebut. Namun begitu, dugaan sementara kebakaran dipicu korsleting listrik.
"Kami belum bisa menentukan penyebabnya, harus dilakukan penyidikan dulu. Dugaan sementara karena korselting listrik," jelas dia.
(rsa)