Dalangi curanmor, satpam bank & OB dibekuk
Kamis, 23 Januari 2014 - 18:56 WIB
Dalangi curanmor, satpam bank & OB dibekuk
A
A
A
Sindonews.com - Setelah empat kawannya ditangkap, akhirnya polisi berhasil menggulung seluruh komplotan pencurian kendaraan bermotor di Depok. Ternyata komplotan ini dikendalikan oleh seorang satpam bank.
RP alias Array ditangkap di rumahnya beberapa waktu lalu. Polisi juga membekuk rekan Aray, DS (26) alias D yang bertugas menjual hasil mencuri motor.
DS yang merupakan office boy di salah satu perusahaan di Depok, ditangkap di rumah kontrakannya di Bekasi.
Dari tangan kedua tersangka, polisi menyita barang bukti berupa motor Suzuki Satria B 3714 FB milik Khoiruddin warga Sukamaju, Depok yang dicuri di RS Ibu dan Anak Hasanah Graha Afiah (HGA) pada 15 Januari 2014.
Kapolsek Sukmajaya, Kompol Agus Widodo mengatakan penangkapan kedua tersangka itu merupakan pengembangan dari kasus pencurian motor Suzuki Satria tersebut.
"Pada 16 Januari 2014, kami menangkap keempat rekannya," ungkapnya kepada wartawan, Kamis (23/1/2014).
Berdasarkan keterangan keempaat tersangka, diketahui kalau otak pencurian motor itu adalah Aray.
Tersangka Aray ditangkap usai pulang kerja di rumahnya. Aray ditangkap tanpa perlawanan," tuturnya.
"Mereka ini satu teman permainan. Awalnya sekali, terus aksinya berlanjut. Aray yang menentukan lokasi pencurian, karena dia tahu lokasi yang jadi sasaran itu pengawasannya lemah," paparnya.
Baca juga: Pengamen, pengangguran, cleaning service berkomplot bentuk sindikat ranmor
RP alias Array ditangkap di rumahnya beberapa waktu lalu. Polisi juga membekuk rekan Aray, DS (26) alias D yang bertugas menjual hasil mencuri motor.
DS yang merupakan office boy di salah satu perusahaan di Depok, ditangkap di rumah kontrakannya di Bekasi.
Dari tangan kedua tersangka, polisi menyita barang bukti berupa motor Suzuki Satria B 3714 FB milik Khoiruddin warga Sukamaju, Depok yang dicuri di RS Ibu dan Anak Hasanah Graha Afiah (HGA) pada 15 Januari 2014.
Kapolsek Sukmajaya, Kompol Agus Widodo mengatakan penangkapan kedua tersangka itu merupakan pengembangan dari kasus pencurian motor Suzuki Satria tersebut.
"Pada 16 Januari 2014, kami menangkap keempat rekannya," ungkapnya kepada wartawan, Kamis (23/1/2014).
Berdasarkan keterangan keempaat tersangka, diketahui kalau otak pencurian motor itu adalah Aray.
Tersangka Aray ditangkap usai pulang kerja di rumahnya. Aray ditangkap tanpa perlawanan," tuturnya.
"Mereka ini satu teman permainan. Awalnya sekali, terus aksinya berlanjut. Aray yang menentukan lokasi pencurian, karena dia tahu lokasi yang jadi sasaran itu pengawasannya lemah," paparnya.
Baca juga: Pengamen, pengangguran, cleaning service berkomplot bentuk sindikat ranmor
(ysw)