Jelang UN, siswa SMK di Garut dipungut Rp30 ribu

Selasa, 21 Januari 2014 - 02:14 WIB
Jelang UN, siswa SMK...
Jelang UN, siswa SMK di Garut dipungut Rp30 ribu
A A A
Sindonews.com - Pungutan menjelang Ujian Nasional (UN) dikeluhkan sejumlah kepala sekolah SMK di Kabupaten Garut. Pungutan ini, mewajibkan setiap siswa yang akan mengikuti ujian harus membayar uang Rp30 ribu untuk penyelenggaraan UN.

“Pungutan ini cukup memberatkan kami, terlebih bagi kami sekolah swasta,” kata salah satu kepala sekolah SMK swasta di Garut, Dede, Senin (20/1/2014).

Dede sendiri merasa tidak mengerti perihal dasar dari pungutan tersebut, sebab berdasarkan peraturan Badan Standardisasi Nasional Pendidikan Nomor 0020/P/BNSP/XI/2013 tentang Prosedur Operasi Standar Ujian Nasional pada bagian X, biaya penyelenggaraan UN menjadi tanggung jawab pemerintah pusat dan daerah. Menurut Dede, dana yang dipungut dari siswa ini kemudian harus disetor ke Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS).

“Setiap kepala sekolah mendapatkan pesan pemberitahuan melalui SMS atau pesan singkat. Pesan ini disebar ke setiap kepala sekolah oleh MKKS,” ujarnya.

Bila telah terkumpul, tambah Dede, dana tersebut harus disebar ke MKKS SMK. Untuk dapat mengumpulkan pungutan, Dede mengaku terpaksa memungut para orang tua siswa.

“Mau bagaimana lagi, meskipun kami diprotes orang tua siswa, kami tidak bisa berbuat banyak,” ucapnya.

Alasan pihaknya memungut para orang tua siswa disebabkan karena dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diberikan pemerintah tidak akan cukup. Dana ini, kata dia, telah diperuntukan bagi kegiatan pembelajaran dan membayar honor staf pengajar.

Sementara itu, Ketua MKKS SMK Kabupaten Garut Udeng Ahmad Mudakir membenarkan adanya pungutan ini. Menurutnya, pungutan ini akan digunakan untuk membiayai kegiatan operasional UN lain seperti kepanitiaan UN dan pengamanan dari personel kepolisian. “Pungutan ini sudah biasa dan sudah dilakukan sejak lama, yaitu sebelum kepengurusan saya,” katanya.

Udeng mengaku, alasan adanya pungutan ini disebabkan karena pemerintah pusat dan daerah tidak menganggarkan dana untuk membiayai operasional kegiatan UN. Terpisah, Kasi Kurikulum Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Garut, Nanang, mengaku tidak mengetahui perihal pungutan untuk pelaksanaan UN tersebut.

Menurutnya, pelaksanaan UN untuk tingkat Kabupaten Garut telah dianggarkan dalam anggaran daerah.

“Tapi berapa jumlah dana untuk membiayai kegiatan UN di Garut, saya tidak tahu. Yang jelas sudah dianggarkan. Saya tidak pernah mengintruksikan adanya pungutan untuk UN ke sekolah,” tukasnya.

Dari informasi yang dihimpun, jumlah siswa SMK baik negeri dan swasta di Kabupaten Garut yang akan mengikuti UN tercatat sebanyak 9.000 siswa. Masing-masing siswa, dibebankan pungutan Rp30 ribu agar dapat ikut UN.
(rsa)
Berita Terkait
Komisi B DPRD Kobar...
Komisi B DPRD Kobar Tinjau Pasar Indrasari Terkait Pungli terhadap Pedagang
Viral Aksi Pungli Remaja...
Viral Aksi Pungli Remaja di Kemayoran, Kini Lokasi Dijaga Ketat Dishub
Viral SMA Negeri di...
Viral SMA Negeri di Denpasar Bali Pungut Uang Pengadaan AC Rp1,5 Juta
Deretan Korban Pungutan...
Deretan Korban Pungutan Liar Rumah Tahanan KPK
Warga Harap Oknum Lurah...
Warga Harap Oknum Lurah Terlibat Kasus Pungli Segera Divonis
Pelindo III Siap Tindak...
Pelindo III Siap Tindak Tegas Pelaku Pungutan Liar
Berita Terkini
Struktur Kabupaten dan...
Struktur Kabupaten dan Kota Selesai, DPW Perindo Bengkulu Matangkan Verpol 2027
14 menit yang lalu
Lawan Tawuran dan Bullying,...
Lawan Tawuran dan Bullying, Pemkot Jakpus-MNC Peduli Bina 1.725 Anggota PMR
1 jam yang lalu
Atasi Kekeringan, Warga...
Atasi Kekeringan, Warga Bekasi Bisa Dapat Bantuan Air Bersih Gratis
1 jam yang lalu
Kisah Kombes Agustinus...
Kisah Kombes Agustinus Christmas, dari Mengajar Mahasiswa hingga Dijuluki Jenderal Kopi
1 jam yang lalu
Gus Falah Desak Pelaku...
Gus Falah Desak Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Brutal Wanita di Bandung Dihukum Seberat-Beratnya
2 jam yang lalu
Ketua Posko Wilayah...
Ketua Posko Wilayah PRR Aceh Apresiasi BPBD dan DLHK Atasi Masalah Sanitasi di Huntara
2 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved