Lagi, Kendal digenangi banjir

Selasa, 07 Januari 2014 - 19:21 WIB
Lagi, Kendal digenangi...
Lagi, Kendal digenangi banjir
A A A
Sindonews.com – Enam kelurahan di Kecamatan Kendal kembali terendam banjir setelah diguyur hujan. Banjir dengan ketinggian sekitar 40 sentimeter itu juga menggenangi kompleks Kantor Bupati dan sejumlah kantor pemerintahan yang lain.

Kelurahan yang terendam banjir antara lain, Kebondalem, Patukangan, Langenharjo, Ngilir, Pegulon, dan Balok. Banjir tersebut terjadi karena sungai Kendal tidak mampu menampung debit air yang cukup deras.

Amat Waluyo (43) warga Pegulon mengatakan, banjir merupakan yang keempat kalinya selama bulan Desember 2013 hingga Januari 2014. Kondisi genangan air yang cukup tinggi membuat aktivitas warga terganggu.

“Kami mau melakukan apa-apa terganggu dengan bajir. Misalnya belanja, apalagi ketinggian air juga mampu membuat mesin motor mogok,” katanya, Selasa (7/1/2013).

Selain itu, banjir yang melanda tiap kali terjadi curah hujan tinggi tersebut juga menjadikan kegiatan perekonomian warga terhambat. Dia terpaksa harus menutup usaha persewaan play station-nya.

“Bahkan, saya yang juga jual elpiji harus menunggu airnya surut kembali. Kebetulan saya jualan elpiji di rumah selain usaha PS,” lanjutnya.

Menurut dia, salah satu faktor terjadinya banjir tahunan ini diakibatkan oleh pengerukan Sungai Kendal yang kurang optimal.

“Air sungai mulai tinggi sejak Senin, dini hari, tanggul permanen yang ada di Jalan Habib Proyo juga dijebol karena untuk pengerukan sungai Kendal. Makanya air luber kejalan dan perkampungan,” katanya.

Miftahul Amin (50), warga Ngilir berharap supaya Pemerintah Kabupaten Kendal segera memberikan bantuan kepada warga yang terkena musibah banjir. Sebab, banjir yang melanda tersebut bukan pertama terjadi.

“Kalau ini terjadi terus-menerus, warga akan repot. Usaha bisa berkurang hasilnya. Kami berharap supaya ada bantuan dari pemerintah,” paparnya.

Dia juga menuntut, Pemerintah Kabupaten Kendal supaya memperhatikan keadaan masyarakat Kecamatan Kendal. Menurutnya, pemerintah bukan hanya menyalurkan bantuan, namun harus segera memiliki solusi terkait bencana banjir itu.

“Bantuan memang penting, tapi alangkah lebih baiknya lagi harus ada solusinya supaya bencana tidak berkelanjutan terus,” tandasnya.
(lns)
Berita Terkait
Presiden AS Joe Biden:...
Presiden AS Joe Biden: Jakarta Tenggelam 10 Tahun Mendatang
Hal yang Dilakukan Ketika...
Hal yang Dilakukan Ketika Terjadi Bencana Banjir Bandang
Sejumlah Wilayah di...
Sejumlah Wilayah di Bekasi Masih Tergenang Banjir
Simak! Ini 10 Langkah...
Simak! Ini 10 Langkah Penyelamatan Diri dari Bencana Banjir
Daftar Beberapa Ruas...
Daftar Beberapa Ruas Tol yang Tergenang Menurut Jasa Marga
Jakarta Diancam Banjir,...
Jakarta Diancam Banjir, Tiga Hal Ini Perlu Diantisipasi
Berita Terkini
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
1 jam yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
2 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
2 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
2 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
3 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
3 jam yang lalu
Infografis
Atasi Banjir Jakarta,...
Atasi Banjir Jakarta, Pramono Instruksikan Normalisasi Tiga Sungai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved