Dilaporkan ke KPK, ini tanggapan PD Pasar Jaya

Jum'at, 27 Desember 2013 - 18:08 WIB
Dilaporkan ke KPK, ini...
Dilaporkan ke KPK, ini tanggapan PD Pasar Jaya
A A A
Sindonews.com - Dirut PD Pasar Jaya, Djangga Lubis angkat bicara terkait kasus dugaan penyalahgunaan wewenang yang dilaporkan para pedagang di Hayam Wuruk Indah (HWI)-Lindeteves ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Saat dimintai konfirmasi, Djangga mengaku tidak takut atau khawatir dengan laporan yang dilayangkan para pedagang di pasar tersebut karena segala sesuatunya sudah sesuai prosedur.

"Enggak apa-apa, karena semua kita lakukan sesuai prosedur," kata Djangga saat dihubungi Sindonews, Jumat (27/12/2013).

Djangga juga menyangkal jika dianggap telah menyalahgunakan wewenang karena enggan memperpanjang Hak Pemakaian Tempat Usaha (HPTU) sesuai dengan tudingan pihak pedagang.

"Di sana itu hampir semua pedagang sudah bayar semua. Saya enggak tahu pedagang mana lagi yang menganggap ini tidak jelas. Coba saja cari, karena rata-rata mereka sudah bayar. Sebagian sudah ada yang menyicil," jelasnya.

Ia menjelaskan, persoalan ini sebelumnya juga sudah dibicarakan di Ombusdman RI di mana para pedagang diberikan kesempatan batas waktu. Dalam perjanjian itu disepakati, mereka yang tidak bisa membayar sewa kios, akan dibatalkan sesuai ketentuan.

"Waktu itu sudah habis haknya, kemudian mereka dikasih kesempatan," ujarnya.

Djangga juga menjawab tudingan adanya penyimpangan dalam penunjukan langsung PT Graha Agung sebagai developer pasar Hayam Wuruk Indah (HWI)-Lindeteves tanpa proses tender.

"Memang tidak tender, karena bukan APBD makanya beauty contes penunjukannya," tandasnya.

Menurut Djangga, laporan ini sebenernya bukan dilakukan pedagang, tetapi pihak keluarga Kaufman yang tidak memiliki hak atas kios, namun justru bermain curang dengan menyewakan kepada pedagang.

"Dia hak sewanya sudah habis Desember 2012, tapi disewakan ke orang lain. Berarti aset negara disewakan. Biar saja, nanti bukti-bukti sewa itu ada di kita. 10 unit kios yang disegel itu kiosnya dia," cetusnya.
(ysw)
Berita Terkait
Legislator Makassar...
Legislator Makassar Dorong Pemberdayaan Pasar Tradisional
Sentra Ikan Bulak Surabaya...
Sentra Ikan Bulak Surabaya Bakal Disulap Jadi Sentra Pengolahan Hasil Laut
Khofifah Dorong Pasar...
Khofifah Dorong Pasar Tradisional Terapkan Ganjil Genap
Biar Tak Ada Kerumunan...
Biar Tak Ada Kerumunan Baru, Pasar Tradisional Tetap Dibuka
Pemasangan Tiang Pancang...
Pemasangan Tiang Pancang Pembangunan Pasar Tempe Segera Dilakukan
Pj Wali Kota Makassar...
Pj Wali Kota Makassar Soroti Kondisi Pasar Tradisional
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
6 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
7 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
7 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
7 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
9 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
10 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved