Akademisi dukung polisi tembak di tempat geng motor

Rabu, 18 Desember 2013 - 15:36 WIB
Akademisi dukung polisi...
Akademisi dukung polisi tembak di tempat geng motor
A A A
Sindonews.com - Sejumlah akademisi mendukung langkah tegas Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Wisnu Sanjaja, yang memerintahkan tembak di tempat bagi pelaku geng motor.

Langkah tersebut dianggap mewakili perasaan masyarakat di kota ini, terhadap aksi kebrutalan dan perampokan geng motor selama ini.

"Ini (perintah tembak di tempat) sebenarnya refleksi dari keresahaan masyarakat selama ini, yang dijalankan kepolisian," sebut Kriminolog Universitas Negeri Makassar (UNM) Hery Tahir, Rabu (18/12/2013).

Hery yang juga Pembantu Rektor (PR) III UNM ini mengatakan, kebrutalan geng motor selama ini tidak bisa lagi disebut sebagai kenakalan remaja.

Menurutnya, meski rata-rata usia pelaku masih belasan tahun, namun apa yang dilakukannya sudah murni kriminalitas dan meresahkan banyak orang.

Meski demikian, dia menggarisbawahi, perintah tembak di tempat bagi pelaku geng motor, juga harus dijalankan sesuai aturannya.

"Misalnya tidak bisa langsung menembak begitu saja. Harus ada tembakan peringatan, dan kalau memang terdesak, polisi menembak hanya untuk melumpuhkan, bukan membunuh," pungkasnya.

Hal yang sama diungkapkan oleh pengamat kepolisian dari Universitas 45 Makassar Marwan Mas. Menurut dia, perintah tembak di tempat sudah lama ditunggu oleh masyarakat.

Selain memberikan efek jera kepada pelaku, ini juga sebagai warning bagi para geng motor lainnya untuk tidak melakukan aksi yang menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

"Masyarakat pasti mendukung langkah tegas kepolisian menembak di tempat geng motor yang kedapatan merampok atau menjarah," sebut Marwan.

Sehari sebelumnya, Kapolrestabes Kombes Pol Wisnu Sanjaja mengeluarkan perintah tembak di tempat bagi geng motor yang tertangkap tangan melakukan aksi brutal.

Hal ini juga dilakukan sebagai langkah antisipasi meluasnya aksi kekerasan yang dilakukan oleh para remaja yang masih berumur belasan tahun ini. "Tembak di tempat bukan untuk membunuh. Tapi hanya sebatas melumpuhkan," tegasnya.
(san)
Berita Terkait
Bak Ayam Sakit, Empat...
Bak Ayam Sakit, Empat Tersangka Anggota Geng Motor Tertunduk di Mapolres Bogor
Hadang dan Bakar Motor...
Hadang dan Bakar Motor Warga, Anggota Geng Motor di Deliserdang Ditangkap
3 Geng Motor yang Menggegerkan...
3 Geng Motor yang Menggegerkan Jabodetabek, Nomor Terakhir Slogannya Bikin Ngeri
Resahkan Warga, Polresta...
Resahkan Warga, Polresta Jambi Tangkap Pengangguran Anggota Geng Motor Lorong Jahit
39 Orang Kawanan Geng...
39 Orang Kawanan Geng Motor Ditangkap Saat Hendak Tawuran
Aksi Brutal Gengster...
Aksi Brutal Gengster di Bekasi, Satu ABG Tewas Dibacok
Berita Terkini
6 Kendaraan Tabrakan...
6 Kendaraan Tabrakan Beruntun di Tol Bintara Arah Cakung, 1 Orang Tewas dan 2 Luka-luka
6 jam yang lalu
Kemarau Makin Meluas,...
Kemarau Makin Meluas, BMKG Prediksi Potensi Hujan Lokal Masih Tetap Ada
6 jam yang lalu
Pecinta Hewan Sambangi...
Pecinta Hewan Sambangi Kelurahan Pluit, Spanduk Larangan Memberi Makan Kucing Tak Bertuan Dicopot
7 jam yang lalu
Dukung Fatwa Haram MUI...
Dukung Fatwa Haram MUI Jatim, Kadin dan APVI Tegaskan Produk Vape Legal Bebas Narkoba
8 jam yang lalu
Ada Konser Akbar Monas...
Ada Konser Akbar Monas 2026, Berikut Ini Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
9 jam yang lalu
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 3.500 Meter
10 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved